NEWS.BUSURNABIRE.ID-Nabire:Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, resmi menyerahkan memori jabatan dalam acara ramah tamah yang digelar di Jakarta, Kamis 20 Februari 2025. Acara ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan sementara dan dimulainya pemerintahan definitif Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Fritz Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Tito Karnavian, Menteri Hukum dan HAM Dr. Natalius Pigai, Menteri ESDM Dr. Bahlil Lahadalia, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ribka Haluk. Turut hadir anggota DPR RI dari Dapil Papua Tengah, Ketua KPU RI, perwakilan FORKOPIMDA Papua Tengah, serta pimpinan partai politik.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Anwar Harun Damanik menyampaikan Banyak hal yang telah dilakukan oleh Ibu Ribka selama kurang lebih 23 (Dua Puluh Tiga) Bulan atau 707 (Tujuh Ratus Tujuh) Hari beliau menjabat dan meletakkan Fondasi Pemerintahan di Papua Tengah. Puji Syukur sampai pada titik ini dan dihari ini, setidaknya kami dapat bersyukur karena hal-hal yang menjadi kebutuhan utama (pokok) dalam penyelenggaraan pemerintahan telah disiapkan dengan baik.rasa syukur atas pencapaian dalam penyelenggaraan pemerintahan Papua Tengah. Ia menyoroti keberhasilan dalam membentuk perangkat daerah, mengelola ASN, serta memastikan transisi pemerintahan yang lancar.

Papua Tengah menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) pertama yang berhasil melakukan manajemen ASN dengan baik, dengan jumlah ASN yang saat ini mencapai 1.289 orang. Selain itu, provinsi ini juga menyelesaikan dana hibah dari Provinsi Papua Induk dan delapan kabupaten di Papua Tengah, membentuk APBD pertama, serta mendaftarkan lambang daerah sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) di Kementerian Hukum dan HAM.
Dalam bidang ekonomi, inflasi Papua Tengah berhasil ditekan dari 3,27% menjadi 0,99%, mengeluarkan provinsi ini dari daftar daerah dengan inflasi tertinggi di Indonesia. Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolah dasar di Nabire serta bantuan langsung tunai bagi masyarakat kurang mampu juga menjadi bagian dari upaya menekan angka kemiskinan dan stunting.
Selain itu, pengangkatan dan pengisian anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah telah dilakukan dengan total 42 anggota. Fasilitasi penyelenggaraan Pemilu 2024 serta pengangkatan anggota DPR Papua Tengah dan DPR Kabupaten se-Papua Tengah juga telah terselesaikan.
Dengan berakhirnya masa jabatannya, Pj Gubernur mengucapkan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur definitif yang akan melanjutkan kepemimpinan Papua Tengah. Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa provinsi ini semakin maju dan sejahtera sesuai dengan motto Gerbang Cenderawasih.

Provinsi Papua Tengah merupakan DOB unik yang memiliki empat wilayah adat suku bangsa: Saireri, Meepago, Lapago, dan Bomberai. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Papua Tengah dapat berkembang lebih cepat, hidup damai, sejahtera, dan membangun dengan kasih sesuai dengan nilai-nilai luhur daerah ini.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati langkah-langkah ke depan dan menguatkan Papua Tengah dalam perjalanannya sebagai daerah otonomi baru.













