Viral Kematian Bayi di RSUD Nabire, Direktur Sayori Sampaikan Klarifikasi dan Penjelasan

By BusurNabire.id
Minggu, 19 Januari 2025 09:12 WIB | 328 Views
. Direktur RSUD Nabire, Dr. Frans Sayori, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi.
. Direktur RSUD Nabire, Dr. Frans Sayori, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi.
. Direktur RSUD Nabire, Dr. Frans Sayori, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi.

NEWS,BUSURNABIRE.ID – Nabire:  Video viral yang menyangkut kematian seorang bayi laki-laki berusia 1 tahun 6 bulan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Nabire telah menjadi perhatian publik. Direktur RSUD Nabire, Dr. Frans Sayori, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi.

Bayi yang meninggal dunia ini merupakan pasien rujukan dari Klinik Kartika. Dr. Sayori menjelaskan bahwa bayi tersebut dirujuk dalam kondisi kritis dan telah ditangani sesuai prosedur.

“Pasien yang kritis rujukan dari Klinik Kartika yang dikirim oleh dokter spesialis anak ke IGD yang tidak mampu dilayani diluar, sehingga kita melakukan sesuai prosedu, Kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun Tuhan berkehendak lain Kita mau salahkan siapa, sehingga timbul indikasi bahwa kita bunuh disini, itu kan tidak mungkin, ”ujarnya

Insiden ini memicu protes dari pihak keluarga pasien yang merasa tidak puas dengan pelayanan di IGD RSUD Nabire. Aksi tersebut bahkan berujung pada pengrusakan sejumlah fasilitas penting yang digunakan untuk melayani pasien lainnya.

Dr. Sayori mengungkapkan bahwa fasilitas yang dirusak meliputi timbangan bayi elektronik, alat tensi, dan beberapa peralatan medis lainnya. Meski ada gangguan, ia memastikan bahwa pelayanan di IGD tetap berjalan normal.

“Kerusakan ini menghambat pelayanan untuk pasien lain, Kami sangat menyayangkan tindakan tersebut,Sejak kejadian hingga hari ini, pelayanan di IGD RSUD Nabire tetap berjalan dan melayani masyarakat,”** tegasnya.

Terkait kritik terhadap pelayanan, Dr. Sayori menyatakan bahwa kritik adalah hak setiap warga. Namun, ia meminta agar kritik disampaikan secara bijak dan konstruktif, tanpa tindakan destruktif.  Dr. Sayori juga mengakui bahwa pelayanan di RSUD Nabire masih perlu banyak perbaikan.

“Kritik membangun sangat kami hargai, tetapi jangan sampai ada pengrusakan atau intimidasi yang justru menghambat pelayanan,“Kami tidak memungkiri adanya kekurangan dalam pelayanan. Namun, ini adalah tanggung jawab bersama untuk membenahi, bukan saling menyalahkan,” katanya.

Baca Juga  TP PKK Papua Tengah Pokja I Berbagi Kasih untuk Panti Asuhan dan Asrama

Sebagai anak asli Nabire, Dr. Sayori menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di RSUD Nabire. Ia juga menyoroti adanya sentimen negatif terhadap tenaga medis non-OAP (Orang Asli Papua). Menurutnya, sentimen semacam itu tidak akan membawa kebaikan bagi pelayanan kesehatan.

“Saya bekerja untuk semua masyarakat, baik dari pegunungan maupun pesisir. Rumah sakit ini adalah tempat pelayanan untuk semua,Saat ini dokter OAP di RSUD Nabire hanya dua orang. Kita membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk tenaga medis non-OAP,” tegasnya.

Dr. Sayori berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi masalah ini dan tidak mudah terpancing emosi. Ia juga meminta agar kasus ini tidak menjadi bahan untuk menyerang tenaga medis secara pribadi.

“Mari kita duduk bersama untuk mencari solusi, baik itu tokoh masyarakat, kepala suku, maupun pemerintah. Kita perlu membenahi akar masalah ini,Kita semua bekerja untuk masyarakat. Jangan menyerang individu, tetapi mari kita bersama-sama mencari solusi demi kebaikan bersama,”katanya.

Terkait kerusakan fasilitas, Dr. Sayori menyampaikan bahwa pihaknya sedang berupaya mengganti alat-alat yang rusak agar pelayanan bisa kembali optimal. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya solidaritas dalam menghadapi masalah pelayanan kesehatan.

“Kami segera melengkapi kembali fasilitas yang rusak untuk memastikan pelayanan tidak terganggu,Rumah sakit ini adalah milik kita bersama. Kekurangan yang ada seharusnya menjadi alasan untuk bekerja sama, bukan untuk saling menyalahkan,” ujarnya.

Dr. Sayori juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memviralkan peristiwa yang belum jelas kebenarannya. Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan masukan langsung kepada dirinya jika ada hal yang perlu diperbaiki.

“Hal seperti ini sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Mari kita bijak dalam menyikapi, Silakan sampaikan kritik dan masukan kepada saya. Saya siap mendengarkan demi kemajuan rumah sakit,” ungkapnya.

Baca Juga  Wakil Gubernur Papua Tengah Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026

Sebagai direktur, Dr. Sayori menyatakan kesiapannya untuk mundur jika masyarakat merasa dirinya tidak mampu menjalankan tugas. Dr. Sayori berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama untuk membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa mendatang.

“Jika ada yang merasa saya tidak layak, saya siap diganti. Saya hanya ingin yang terbaik untuk pelayanan di RSUD Nabire, Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik,”*tutupnya.

Melalui pernyataan ini, Dr. Sayori berharap masyarakat dapat bersikap bijak dan mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Nabire demi kebaikan bersama.

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026. Kiranya damai Natal membawa harapan baru, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. — Meki Nawipa, S.H Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si Wakil Gubernur Papua Tengah
Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026.
Soni (1)
Karel Tabuni, S.T Anggota DPRK Nabire Beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026.
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup