Kobepa Yusuf /Pemerhati Sosial tinggal di Nabire Papua
Beliau ini saya kenal sebagai pribadi yang rekam jejaknya BAIK & BERPRESTASI,
Saya pernah menyaksikan beliau pada suatu Pertemuan bergensi antara Para Pemimpin terbaik bangsa di Seluruh Indonesia yang menerima Penganugerahan Piagam Penghargaan dari Lembaga Penghargaan Indonesian di berbagai Kategori dan saat itu beliau masuk kategori Pemimpin Eksekutif terbaik di lingkungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Indonesa dan saya sendiri masuk Kategori Pemimpin Eksekutif Terbaik dilingkungan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia,
saya yakin beliau pasti meraih banyak tropi penghargaan atas dedikasi kerja dalam pengabdiannya bagi bangsa dan negara terlebih dalam pelayanannya pada masyarakat Indonesia yang ada di Papua.
Saya pikir dr. Aloysius Giyai, M.Kes adalah Mutiara Papua terbaik dan ke depan bisa diperhatikan kembali lagi oleh Bapak Gubernur Provinsi Papua!
Hal-hal yang perlu digarisbawahi kedepan adalah:
Jika pingin mengganti pemimpin yang masih dianggap berprestasi oleh masyarakat Papua saat ini mestinya dinilai dari semua Aspek secara komprehensif agar maanfaat dari pergantian ini tidak hanya dirasakan boleh segelintir orang atau kelompok kecil tetap tentunya untuk kepentingan masyarakat luas, pemberhentian orang yang dianggap berprestasi ini dampaknya tentu besar, saat ini banyak petugas kesehatan sedang belajar berprestasi seperti beliau yang telah sukses menjadi Tokoh Panutan di lingkungan Pelayanan Kesehatan Provinsi Papua dan orang berprestasi seperti ini jika diberhentikan secara tidak terhormat dapat menjadi pukulan besar bagi para tenaga medis yang sedang berkompetisi memberikan pelayanan terbaik di Tanah Papua oleh karenanya pergantian seperti ini dapat dinilai kurang efektif bagi para Petugas kesehatan di Tanah Papua.
Mendasari catatan ini maka ke depan bapak Gubernur Papua perlu melakukan evaluasi total di mulai dari orang dekatnya!
Demikian!! (redaksi)
sumber https://www.detikpapua.com/2021/08/24/yusuf-kobepa-pemberhentian-direktur-rsud-dok-2-dr-aloyius-giyai-m-kes-jangan-karena-kepentingan/













