>

Polres Nabire Kedepankan Pembinaan Humanis, 8 Pelajar Terkait Bendera Bintang Kejora Dipulangkan

By BusurNabire.id
Senin, 27 Juli 2026 12:27 WIB | 14 Views
Polres Nabire Kedepankan Pembinaan Humanis, 8 Pelajar Terkait Bendera Bintang Kejora Dipulangkan (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE, PAPUA TENGAH – Polres Nabire mengedepankan pendekatan preventif, persuasif, dan humanis dalam menangani delapan pelajar yang sebelumnya menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatan dalam aktivitas pengibaran Bendera Bintang Kejora di kawasan Pantai Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, pada Sabtu Lalu (25/7/2026).

Setelah proses pemeriksaan, pendalaman, serta pembinaan selesai dilakukan, kedelapan pelajar tersebut dikembalikan kepada orang tua masing-masing dengan disertai penandatanganan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Pieter Kendek, S.Sos., M.M.  (Foto: BusurNabire)

Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Pieter Kendek, S.Sos., M.M., saat ditemui awak media di Mapolres Nabire, Senin (27/7/2026), menegaskan bahwa langkah kepolisian tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Nabire dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus melindungi masa depan generasi muda dari pengaruh paham yang bertentangan dengan ideologi negara.

“Penanganan ini kami lakukan dengan pendekatan yang terukur, preventif, persuasif, dan humanis. Tujuan kami bukan semata-mata penegakan hukum, tetapi juga memberikan pembinaan agar anak-anak tidak terjerumus pada pemahaman yang bertentangan dengan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kompol Pieter Kendek.

Polres Nabire Kedepankan Pembinaan Humanis, 8 Pelajar Terkait Bendera Bintang Kejora Dipulangkan (Foto: BusurNabire)

Kompol Pieter menjelaskan, aparat kepolisian bergerak setelah menerima informasi mengenai adanya aktivitas sekelompok pelajar di kawasan Pantai Waroki yang diduga berkaitan dengan pengibaran Bendera Bintang Kejora.

Merespons informasi tersebut, personel Polres Nabire segera melakukan pengamanan secara profesional dan humanis. Di lokasi, petugas menemukan sekelompok pelajar, di mana terdapat sebagian kecil peserta yang membawa atribut berupa Bendera Bintang Kejora.

Sebanyak sekitar 64 pelajar kemudian diamankan ke Mapolres Nabire untuk dimintai klarifikasi guna mengetahui tingkat keterlibatan masing-masing dalam kegiatan tersebut.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar pelajar yang diamankan tidak mengetahui adanya agenda pengibaran Bendera Bintang Kejora.

Baca Juga  Pemprov Papua Tengah Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, HAN 2026 Jadi Tonggak Wujudkan Generasi Emas

“Mayoritas anak-anak yang kami mintai keterangan tidak mengetahui adanya agenda tersebut. Mereka hanya ikut berkumpul dan tidak memahami bahwa ada kelompok kecil yang memiliki tujuan berbeda,” jelasnya.

Namun, hasil pemeriksaan lanjutan menemukan delapan pelajar yang diduga memiliki keterlibatan lebih aktif, di antaranya mengajak peserta lain serta memberikan pemahaman yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan NKRI.

Selain memeriksa para pelajar, penyidik Polres Nabire juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Barang bukti yang diamankan meliputi:

  • Dua lembar Bendera Bintang Kejora.
  • Satu buah kampak.
  • Satu bilah pisau.
  • Sejumlah buku yang masih didalami penyidik karena diduga memuat materi yang bertentangan dengan ideologi negara.

Seluruh barang bukti tersebut kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Nabire Kedepankan Pembinaan Humanis, 8 Pelajar Terkait Bendera Bintang Kejora Dipulangkan

Kompol Pieter mengungkapkan bahwa seluruh pelajar yang tidak terbukti memiliki keterlibatan langsung telah dipulangkan pada hari yang sama setelah menjalani pemeriksaan. Proses pemulangan turut disaksikan pihak sekolah yang hadir mendampingi para siswa.

Sementara itu, delapan pelajar yang menjalani pemeriksaan lanjutan juga telah dikembalikan kepada keluarga masing-masing setelah orang tua datang ke Mapolres Nabire, mengikuti proses pembinaan, dan menandatangani surat pernyataan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, salah seorang pelajar mengaku memperoleh Bendera Bintang Kejora dari rumah kerabatnya di kawasan SP2 dan menggunakannya untuk berfoto.

“Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, kedelapan pelajar tersebut kami serahkan kembali kepada orang tua masing-masing. Mereka juga telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa,” kata Kompol Pieter.

Di akhir keterangannya, Wakapolres Nabire mengajak seluruh orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya di luar lingkungan sekolah.

Baca Juga  Letkol Dwi Palwanto Tegaskan TNI Siap Mengawal Keamanan dan Mendukung Pembangunan Papua Tengah
Polres Nabire Kedepankan Pembinaan Humanis, 8 Pelajar Terkait Bendera Bintang Kejora Dipulangkan (Foto: BusurNabire)

Menurutnya, pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, serta pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan ideologi negara.

“Peran keluarga dan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Kami berharap anak-anak terus dibimbing agar tidak mudah terpengaruh oleh pemahaman yang bertentangan dengan ideologi negara sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang mencintai Pancasila, NKRI, serta memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkas Kompol Dr. Pieter Kendek.

Dengan mengedepankan pendekatan pembinaan dibandingkan tindakan represif terhadap pelajar, Polres Nabire berharap upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah dapat berjalan seiring dengan perlindungan terhadap masa depan generasi muda melalui edukasi, pembinaan karakter, dan penguatan wawasan kebangsaan.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup