NEWSBUSURNABIRE.ID – Nabire ; Papua Tengah | Komando Distrik Militer (Kodim) 1705/Nabire menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers dari berbagai media cetak dan elektronik di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tembak Pistol Kodim 1705/Nabire, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Karang Tumaritis, Distrik Nabire, ini menjadi momentum mempererat hubungan kemitraan antara TNI dan media.
Acara yang dipimpin langsung Dandim 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, S.E., dihadiri wartawan yang selama ini aktif meliput berbagai kegiatan di wilayah Nabire dan sekitarnya.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Dandim menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara TNI dan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pemerintah maupun institusi lainnya seharusnya lebih menitikberatkan pada manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar menonjolkan seremoni atau pencitraan.
“Yang paling penting adalah dampak dan manfaatnya bagi masyarakat. Jika ada pembangunan yang bisa dirasakan banyak orang, tentu itu lebih bernilai karena manfaatnya menyebar ke berbagai wilayah,” ujar Dandim dalam arahannya.
Pada kesempatan tersebut, Letkol Dwi Palwanto juga mengajak insan pers untuk turut berperan dalam menghadirkan informasi yang memberikan harapan dan semangat pembangunan bagi Papua Tengah.
Ia menilai masih banyak potensi, program sosial, serta kegiatan kemasyarakatan yang layak diangkat ke ruang publik sehingga masyarakat dapat melihat berbagai kemajuan yang sedang berlangsung di daerah.
Menurutnya, pemberitaan yang berimbang sangat penting untuk membangun optimisme masyarakat sekaligus mengurangi stigma negatif yang selama ini kerap melekat terhadap Papua.
Dandim mengibaratkan hal tersebut dengan kisah 12 pengintai dalam Alkitab, di mana hanya sebagian kecil yang mampu melihat masa depan dengan optimisme, sementara yang lain lebih fokus pada ketakutan dan hambatan.
“Hal-hal positif perlu terus ditumbuhkan dan disampaikan. Namun bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan. Kritik dan koreksi tetap diperlukan agar segala sesuatu berjalan sesuai aturan dan tujuan yang benar,” katanya.

Selain menyampaikan pandangannya mengenai pembangunan dan pemberitaan, Dandim juga menginginkan hubungan antara Kodim dan wartawan tidak terbatas pada kegiatan formal semata.
Ia berharap komunikasi dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang lebih santai dan kekeluargaan sehingga tercipta hubungan yang semakin harmonis.
“Ke depan masih banyak kesempatan untuk bertemu. Tidak harus selalu dalam forum resmi. Yang penting hubungan baik dan komunikasi tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 1705/Nabire, Lettu Inf Usman, turut memperkenalkan diri kepada para wartawan.
Ia menjelaskan bahwa dirinya bukan sosok baru di Nabire karena telah menghabiskan sebagian besar masa pengabdiannya di wilayah tersebut.
Lettu Inf Usman mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali bertugas di Kodim 1705/Nabire pada 2006, kemudian melanjutkan tugas di Korem sebelum kembali bertugas di Kodim pada tahun 2026.
Dengan pengalaman puluhan tahun di Nabire, ia berharap dapat membangun komunikasi yang semakin baik dengan para jurnalis.
“Kami sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama dari rekan-rekan media. Setiap kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat, pembangunan, maupun program Kodim akan kami sampaikan sehingga dapat diketahui publik secara luas,” katanya.
Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi insan pers apabila terdapat informasi yang berkaitan dengan Kodim maupun perkembangan situasi di lapangan.
Kegiatan yang diawali dengan sambutan Dandim, perkenalan wartawan, penyampaian Pasi Intel, doa bersama, hingga ramah tamah tersebut berlangsung hingga pukul 14.00 WIT.
Melalui forum ini, Kodim 1705/Nabire menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dengan media sebagai salah satu pilar penting dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Coffee Morning tersebut juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan sinergi antara TNI dan insan pers dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga situasi yang aman serta kondusif di Kabupaten Nabire.
Dengan komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang semakin kuat, kemitraan antara Kodim 1705/Nabire dan wartawan diharapkan mampu menghadirkan informasi yang edukatif, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat Papua Tengah.













