>

Seruan Tegas Germanus Goo: Hentikan Konflik, Selamatkan Perdamaian Dogiyai

By BusurNabire.id
Senin, 6 April 2026 01:38 WIB | 9 Views
Seruan Tegas Germanus Goo: Hentikan Konflik, Selamatkan Perdamaian Dogiyai (Foto: Istimewa)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Dogiyai, Papua Tengah – Ketua Dewan Adat Kabupaten Dogiyai, Germanus Goo, menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban pasca meninggalnya Juventus Eduwai yang sempat memicu gejolak di Kabupaten Dogiyai.

Pernyataan tersebut disampaikan Germanus Goo pada 6 April 2026. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Adat Kabupaten Dogiyai sekaligus Ketua Pokja Adat Provinsi Papua Tengah, ia mengajak pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat adat untuk mengedepankan perdamaian demi memulihkan aktivitas masyarakat.

Seruan Tegas Germanus Goo: Hentikan Konflik, Selamatkan Perdamaian Dogiyai (Foto: Istimewa)

Menurut Germanus, Kabupaten Dogiyai harus segera kembali dalam kondisi aman dan kondusif agar roda pemerintahan, pelayanan publik, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial masyarakat dapat berjalan normal seperti sediakala.

“Dogiyai harus segera damai. Kita harus bersatu dan bekerja sama mencari solusi terbaik agar keamanan dapat terjaga dalam waktu dekat,” ujar Germanus Goo dalam pernyataannya.

Germanus menegaskan bahwa upaya menciptakan perdamaian tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ia meminta adanya kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, tokoh agama, dan seluruh unsur masyarakat.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi pasca insiden meninggalnya Juventus Eduwai.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengutamakan musyawarah dan dialog demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

“DPR, Bupati, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat harus bersatu. Kita perlu mencari solusi bersama agar Dogiyai kembali aman dan damai,” katanya.

Dalam pernyataannya, Germanus juga menyoroti pentingnya pemulihan aktivitas masyarakat yang sempat terganggu akibat situasi keamanan yang berkembang.

Ia berharap pasar tradisional dapat kembali beroperasi normal, aktivitas perkantoran berjalan seperti biasa, serta masyarakat tidak lagi merasa takut untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

Baca Juga  Hari Pancasila 2026, Perempuan Papua Tengah Perkuat Persatuan dalam Keberagaman

Menurutnya, rasa aman merupakan kebutuhan utama yang harus diwujudkan bersama agar pembangunan daerah dapat terus berjalan.

“Kami ingin pasar kembali ramai, kantor-kantor beraktivitas seperti biasa, dan masyarakat tidak hidup dalam ketakutan. Dogiyai harus pulih kembali,” tegasnya.

Germanus Goo mengingatkan bahwa Dogiyai merupakan tanah yang diwariskan oleh para leluhur dan harus dijaga bersama. Ia menyebut wilayah tersebut sebagai tanah yang diberkati Tuhan dan tidak boleh dirusak oleh konflik maupun perpecahan.

Menurutnya, nilai-nilai adat dan kearifan lokal yang diwariskan para leluhur harus menjadi pedoman dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Ia menilai bahwa nasihat para leluhur mengajarkan masyarakat untuk hidup dalam kebersamaan, bekerja keras, serta menjaga hubungan harmonis antar sesama.

“Dogiyai adalah tanah yang diberkati Tuhan. Tanah ini harus dijaga bersama. Jangan sampai ada tindakan yang mengganggu kedamaian dan merusak masa depan daerah ini,” ujarnya.

Selain menyerukan perdamaian, Germanus juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun provokasi yang dapat memperkeruh situasi.

Ia meminta warga untuk tetap mengedepankan kebijaksanaan serta mendengarkan nasihat para tokoh adat dan tokoh masyarakat yang selama ini menjadi penjaga nilai-nilai budaya di Dogiyai.

Menurutnya, penyelesaian persoalan harus dilakukan secara bijaksana dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku, tanpa terpengaruh oleh pihak-pihak yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.

“Jangan mengikuti pengaruh-pengaruh dari luar yang dapat memperburuk keadaan. Kita harus kembali kepada nilai-nilai adat, budaya, dan nasihat para leluhur yang selama ini menjaga kehidupan masyarakat Dogiyai,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Germanus Goo menyampaikan harapan agar seluruh masyarakat dapat bergandengan tangan menjaga keamanan dan kedamaian Kabupaten Dogiyai.

Ia meyakini bahwa melalui persatuan, dialog, dan kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat, kondisi Dogiyai dapat segera pulih dan kembali menjadi daerah yang aman untuk semua.

Baca Juga  PKK Papua Tengah Pokja 1 Gelar Penyuluhan Sehat Jasmani dan Rohani bagi Lansia di Nabire Barat

“Mari kita bersatu mendamaikan Dogiyai. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Kita harus bekerja sama mencari solusi terbaik agar Kabupaten Dogiyai kembali damai. Tuhan melindungi Dogiyai,” tutup Germanus Goo.

Dengan adanya seruan dari Dewan Adat Kabupaten Dogiyai tersebut, masyarakat diharapkan dapat menahan diri, menjaga persatuan, serta mendukung berbagai upaya perdamaian yang dilakukan demi terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Dogiyai pasca meninggalnya Juventus Eduwai.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup