NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire ; Papua Tengah | Tonggak sejarah baru olahraga Papua Tengah resmi dimulai. Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si, membuka Rapat Kerja Provinsi (RAKERPROV) Ke-I KONI Papua Tengah Tahun 2025 yang digelar di Hotel Mutiara Black, Nabire, Kamis (12/12/2025).
Agenda ini menjadi penanda penting karena merupakan RAKERPROV pertama sejak lahirnya kepengurusan definitif KONI Papua Tengah melalui SK KONI Pusat Nomor 110.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda Papua Tengah, Ketua Umum KONI Papua Tengah, pejabat tinggi pratama, ketua cabang olahraga kabupaten/kota, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh insan olahraga yang hadir untuk menyamakan langkah pembangunan prestasi olahraga Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa RAKERPROV 2025 bukan sekadar musyawarah tahunan, melainkan forum strategis untuk membangun pondasi pembinaan atlet yang modern, terukur, dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Mewujudkan Organisasi yang Solid, Independen dan Profesional serta Sistem Pembinaan yang Tangguh untuk Meraih Prestasi yang Gemilang melalui Pembinaan Olahraga Prestasi,”
Wagub memaparkan empat arah kebijakan utama yang menjadi fondasi kerja KONI Papua Tengah ke depan:
1. Organisasi yang Solid dan Kompak
Deinas Geley menekankan pentingnya budaya kolaborasi di tubuh KONI. Ia meminta seluruh ketua cabang olahraga meninggalkan ego sektoral.
“Papua Tengah harus menjadi rumah olahraga yang rukun dan kuat. Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Persatuan adalah syarat utama melahirkan prestasi,” tegasnya.
2. Independensi dan Profesionalitas
Wagub mengingatkan bahwa pengurus KONI wajib menjaga integritas organisasi.“Tata kelola KONI harus bersih, transparan, dan akuntabel. Hindari seluruh bentuk kepentingan sempit yang dapat merusak kepercayaan publik,” ujarnya.
3. Sistem Pembinaan Atlet yang Tangguh dan Berbasis Data
Pembinaan atlet tidak boleh lagi mengandalkan pola lama. Proses harus sistematis, terukur, serta melibatkan klub, pelatih, sekolah, dan pemerintah daerah.
“Prestasi tidak lahir dari keberuntungan. Ia lahir dari perencanaan yang matang dan data yang kuat. KONI Papua Tengah harus bergerak ke arah itu,” tegas Wagub.
4. Target Prestasi Gemilang di Ajang Nasional
Papua Tengah menatap PON, Kejurnas, dan turnamen nasional lain dengan optimisme baru.
Wagub berharap RAKERPROV I mampu merumuskan arah pembinaan yang mampu mengangkat posisi Papua Tengah ke level kompetisi yang lebih tinggi.
Dalam forum tersebut, Wagub Deinas Geley menyampaikan beberapa instruksi strategis yang wajib menjadi prioritas:
● Menyusun program pembinaan atlet yang realistis, progresif, dan terukur.
● Memperkuat koordinasi KONI provinsi dengan KONI kabupaten/kota.
● Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.
● Memperluas kemitraan dengan dunia pendidikan, kampus, dan dunia usaha.
● Menyusun peta cabang olahraga unggulan Papua Tengah.
● Meningkatkan kualitas dan sertifikasi pelatih serta wasit.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penyediaan sarana dan prasarana olahraga yang inklusif, merata, dan dapat diakses oleh masyarakat luas.
“Tidak ada prestasi tanpa fasilitas. Pemerintah hadir memberi dukungan nyata, tetapi semua pihak harus bergerak bersama,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wagub memberikan penghargaan kepada seluruh insan olahraga yang selama ini menjaga marwah Papua Tengah.
“Saya mengapresiasi pengurus KONI, panitia RAKERPROV, para atlet, pelatih, dan semua pihak yang setia menghidupkan semangat olahraga di Papua Tengah. RAKERPROV pertama ini harus menjadi pijakan kuat bagi masa depan olahraga kita,” tutupnya.
RAKERPROV I KONI Papua Tengah Tahun 2025 diharapkan melahirkan rumusan strategis, keputusan penting, dan arah kebijakan yang mampu membawa Papua Tengah menuju prestasi yang lebih besar di tingkat nasional.













