>

Janji Politik Terbukti! Gubernur Meki Nawipa Resmi Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

By BusurNabire.id
Rabu, 3 Desember 2025 06:57 WIB | 148 Views
Gubernur Meki Nawipa Resmi Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah (Foto: Humas Pemprov)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire| Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi meluncurkan Pelaksanaan Program Pendidikan Gratis sebagai wujud komitmen Gubernur Meki Nawipa, SH, bersama Wakil Gubernur Deinas Geley, dalam menjamin hak pendidikan yang adil, merata, dan sepenuhnya gratis bagi seluruh generasi muda Papua Tengah.

Janji Politik Terbukti! Gubernur Meki Nawipa Resmi Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah (Foto: Humas Pemprov)

Kegiatan launching ini dilaksanakan di Ballroom Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, Rabu (3/12/2025), dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pendidikan, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pelaksanaan pendidikan gratis merupakan realisasi langsung dari janji politik yang ia sampaikan kepada rakyat Papua Tengah.

“Waktu kamu memilih saya, kamu harus pulang dan tidur tenang lima tahun. Saya pastikan anak-anakmu bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan gratis. Dan hari ini kita mulai implementasikan satu per satu,” tegas Gubernur.

Saat ini, sebanyak 26.217 siswa SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta di seluruh Papua Tengah, telah resmi menikmati program sekolah gratis. Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 43,5 miliar untuk membiayai seluruh kebutuhan operasional pendidikan menengah tersebut.

Gubernur menegaskan kepada seluruh kepala dinas di kabupaten agar memastikan dana benar-benar tersalurkan tepat sasaran dan digunakan sesuai peruntukan.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah saat ini menjalankan sedikitnya 20 program besar prioritas di sektor pendidikan, yang meliputi:

  1. Pendidikan berkualitas dan sekolah gratis
  2. Sertifikasi serta peningkatan kesejahteraan guru
  3. Penyediaan smartboard di sekolah
  4. Bantuan biaya pendidikan mahasiswa dalam dan luar Papua
  5. Pembangunan Sekolah Unggulan Mepamor Expo (100 siswa)
  6. Dukungan asrama berbasis keagamaan dan wilayah 3T
  7. Program Pendidikan Profesi Guru (PPG)
  8. Fasilitasi kebutuhan lintas kabupaten
Baca Juga  Putra Aminudin Pastikan Haji 2026 Nabire Sukses, 79 Jemaah Tiba dan 1 Masih Dirawat di Madinah

Total anggaran yang telah digelontorkan untuk keseluruhan program tersebut mencapai lebih dari Rp 90 miliar.

Untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta keadilan penerima manfaat, Pemprov Papua Tengah turut meluncurkan Aplikasi Data Siswa Orang Asli Papua (OAP) yang mencakup seluruh database siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK.

Sistem ini memuat:

  • Data jumlah siswa
  • Biaya per siswa
  • Kebutuhan tiap sekolah
  • Validitas penerima manfaat

“Aplikasi ini tidak akan berjalan jika tidak didukung oleh kejujuran. Kita semua harus jujur untuk memastikan keadilan bagi anak-anak kita,” ujar Gubernur.

Sebagai penguatan SDM dan pelayanan pendidikan di distrik-distrik terpencil, Pemprov Papua Tengah juga meluncurkan Program APG (Aparat Penggerak Gizi/Pendidikan).

Sebanyak 276 sarjana Orang Asli Papua telah direkrut dan ditempatkan di berbagai distrik untuk membantu:

  • Pelayanan pendidikan
  • Pendataan siswa
  • Pendampingan program prioritas pemerintahan

Program ini juga menjadi solusi nyata dalam mengurangi angka pengangguran sarjana di Papua Tengah.

Dengan prinsip pembangunan berkeadilan melalui semboyan “No Child Never Die – Tidak Ada Anak yang Tertinggal”, Pemprov Papua Tengah memprioritaskan pembangunan sekolah baru di wilayah:

  • Mulia
  • Ilaga
  • Sugapa
  • Enarotali
  • Waghete
  • Kobakma

Kebijakan ini bertujuan agar anak-anak di wilayah pedalaman tidak lagi harus menempuh jarak jauh ke kota demi memperoleh pendidikan.

Selain pendidikan dasar dan menengah, Pemprov Papua Tengah juga memberikan bantuan pendidikan kepada 5.261 mahasiswa yang sedang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar Papua.

“Kalau saya dulu harus berjuang dengan susah untuk sekolah, apalagi anak-anak kita hari ini. Kita wajib bantu mereka,” ungkap Gubernur.

Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pembangunan Papua Tengah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Spektakuler! Polda Papua Tengah Gelar 10 Lomba Berhadiah Jutaan Rupiah Sambut HUT Bhayangkara ke-80

“Yang bisa membuat daerah ini aman adalah kita sendiri. Tidak ada alasan untuk tidak bekerja. Tidak ada alasan untuk tidak mengajar. Semua sudah difasilitasi pemerintah,” tegasnya.

Gubernur menutup dengan memastikan bahwa seluruh program pendidikan ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan fondasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Papua Tengah.

“Saya menjamin setiap kebijakan akan dikawal secara transparan dan tidak boleh diselewengkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup