Kegiatan Hari AIDS Sedunia di Nabire Satukan Pemerintah, Relawan Dan Masyarakat

By BusurNabire.id
Senin, 1 Desember 2025 11:19 WIB | 141 Views
Kegiatan Hari AIDS Sedunia di Nabire Satukan Pemerintah, Relawan Dan Masyarakat (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Nabire kembali menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam memerangi HIV/AIDS. Mengusung tema nasional “Bangkit Bersama Perubahan”, Kegiatan Yang berlangsung di Aula KSK Nabire Senin 1/12/2025

Kegiatan Hari AIDS Sedunia di Nabire Satukan Pemerintah, Relawan Dan Masyarakat (Foto: Busur Nabire)

kegiatan yang dipimpin Ketua Lembaga Pemberdayaan Perempuan Asli Papua Kabupaten Nabire, Paula Pakage, berlangsung khidmat dan penuh pesan kemanusiaan. Sekitar 120 peserta hadir mewakili unsur pemerintah, organisasi kesehatan, gereja, relawan, pemuda, serta masyarakat.

Turut mendukung kegiatan ini, Anggota DPR Papua Tengah Naomi Kotouki dan Ketua Yayasan Papua Sehat Korneles Pakage, bersama para pegiat kesehatan dan tokoh masyarakat. Acara dimulai pukul 17.00 WIT dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, doa, serta sambutan dari panitia dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Paula Pakage menegaskan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan panggilan moral untuk memperkuat kepedulian publik.

Ia menekankan bahwa kasus HIV/AIDS di Nabire terus meningkat setiap tahun, sehingga diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan stigma, membuka akses edukasi, dan memastikan pendampingan bagi ODHA.

Paula juga menyoroti bahwa tema tahun ini sejalan dengan Program Strategis Pemerintah Pusat, di antaranya:

  • Program Cek Kesehatan Gratis
  • Penguatan Layanan Kesehatan Primer
  • Program Penuntasan Penyakit Menular
  • Program Makan Bergizi Gratis yang bermanfaat bagi pemulihan kesehatan ODHIV

Ia mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menciptakan perubahan nyata: “Mari hentikan stigma, perkuat pencegahan, dan dampingi ODHA agar tetap memiliki harapan hidup yang baik,” tegas Paula.

Ketua Yayasan Papua Sehat, Korneles Pakage, menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam menekan laju peningkatan kasus. Menurutnya, komitmen moral dan kerja dengan hati adalah kunci utama memperkuat gerakan pencegahan dan layanan bagi ODHA di Papua.

Baca Juga  Langkah Cepat Wapres Gibran di Papua Tengah, Dari Bandara Hingga Kawasan Pemerintahan

“Kita harus kompak, bersatu, dan tetap bekerja dengan hati agar angka penularan bisa ditekan,” ujarnya.

Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mengungkapkan data terbaru bahwa terdapat sekitar 16.000 ODHA yang sudah tercatat by name by address di wilayah Papua Tengah. Jumlah ini menuntut kerja lintas sektor yang lebih kuat serta konsistensi konsumsi obat ARV untuk menjaga kesehatan ODHA sekaligus mencegah perkembangan virus.

Anggota DPR Papua Tengah, Naomi Kotouki, menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh program Yayasan Papua Sehat dan komunitas peduli AIDS.

Ia mengungkapkan bahwa DPR Papua Tengah tengah membahas langkah strategis untuk:

  • menelusuri ODHA yang belum terdata,
  • memperbaiki sistem pendataan,
  • memastikan layanan kesehatan dapat menjangkau seluruh ODHA secara efektif.

Naomi juga memberi motivasi kepada para ODHA agar tetap semangat menjalani pengobatan. “Obat tersedia. Konsumsi teratur akan meningkatkan kualitas hidup. Jangan menyerah,” pesan Naomi.

Suasana kegiatan semakin hidup dengan berbagai tampilan seni dan aksi peduli: Drama Tari Sanggar Avatar, kesaksian Pemuda Peduli AIDS, pembacaan puisi, pembagian sembako bagi ODHA, nyanyian ratapan, renungan, hingga pemasangan seribu lilin sebagai simbol harapan baru.

Acara ditutup dengan doa bersama pada pukul 19.40 WIT, menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.

Peringatan Hari AIDS Sedunia di Nabire tahun ini kembali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan berharap langkah ini dapat:

  • meningkatkan kesadaran masyarakat,
  • memperkuat deteksi dini,
  • mengurangi stigma terhadap ODHA,
  • memperkuat pendataan,
  • serta memaksimalkan layanan yang merata hingga ke pelosok.

Dengan kerja bersama, upaya menekan angka penularan HIV di Papua Tengah terutama di Kabupaten Nabire dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan, sejalan dengan target menuju Indonesia Sehat.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup