NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire bergerak cepat menangani kebakaran hebat yang terjadi di Kompleks Pasar Ikan Smoker Bawah, RT 05 RW 01 Kabupaten Nabire, Kamis (28/8/2025 Provinsi Papua Tengah).
Insiden ini menghanguskan sekitar Kurang lebih 20 hingga 22 petak rumah milik warga. Meski kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian berbagai pihak. Tampak hadir di lokasi Anggota DPR Papua Tengah Amirullah Hasyim, S.IP., MM, Anggota DPRD Nabire H. Irsur Jamaluddin, Ketua Pilar KKSS Kabupaten Nabire, serta pengurus BPW KKSS Papua Tengah, serta ketua RT setempat yang memberikan dukungan moral kepada warga terdampak.
Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, memimpin langsung peninjauan lokasi dan memastikan seluruh langkah penanganan berjalan dengan baik. Ia menyampaikan rasa prihatin sekaligus memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami dari pemerintah daerah merasa prihatin dan turut bersedih atas kejadian yang menimpa warga kita. Begitu mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi untuk membantu evakuasi, memadamkan api, dan memastikan tidak ada korban jiwa,” kata Burhanuddin.
Ia menambahkan, penanganan awal difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak para korban, seperti bahan makanan, air bersih, dan tempat tinggal sementara.
“Langkah pertama yang kami ambil adalah memastikan kebutuhan darurat terpenuhi. Bantuan sudah disalurkan, termasuk beras, minyak goreng, gula, air minum, dan kebutuhan pokok lainnya. Kami juga mendirikan tenda penampungan sementara bersama BPBD untuk warga yang kehilangan rumah,” jelasnya.
“Kami bersyukur banyak warga yang ikut peduli. Ada yang menyumbangkan tenda, pakaian layak pakai, bahan makanan, bahkan dana. Saat ini di lokasi kebakaran juga telah dibuat 2 dapur umum untuk memastikan kebutuhan makan para pengungsi terpenuhi,” tambahnya.
Di sela kunjungan, Burhanuddin memuji semangat solidaritas masyarakat Nabire yang bergerak cepat membantu sesama. Ia menyebutkan bahwa berbagai pihak datang secara spontan memberikan bantuan.
“Bantuan mengalir dari semua pihak, baik warga sekitar maupun mereka yang mendengar kabar musibah. Ini bentuk kepedulian yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Selain bantuan pemerintah dan warga, lembaga swasta dan kelompok masyarakat juga terlibat memberikan dukungan, termasuk mendirikan 2 dapur umum di sekitar lokasi kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin juga menyoroti keterbatasan sarana pemadam kebakaran di Kabupaten Nabire. Menurutnya, armada yang tersedia sudah tidak memadai sehingga menjadi tantangan saat menghadapi bencana serupa.
“Saat ini armada pemadam kebakaran kita sangat terbatas, bahkan ada yang tidak bisa digunakan. Kami berencana menambah mobil pemadam dan memasang hidran di titik-titik rawan kebakaran agar respons lebih cepat ke depan,” terangnya.
Wakil Bupati Nabire tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang ikut turun tangan membantu proses pemadaman dan penanganan korban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Papua Tengah yang cepat tanggap dan membantu memadamkan api. Tanpa dukungan mereka, kerusakan mungkin akan lebih besar,”
“Kami berharap semua pihak terus mendukung pemulihan pasca kebakaran ini. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dukungan masyarakat, swasta, dan provinsi sangat berarti,” tutup Burhanuddin.













