NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire |Suasana khidmat peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705/Nabire, Minggu (17/8/2025), menjadi momentum penting bagi Bupati Nabire Mesak Magai S.Sos., M.Si untuk menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah.
Usai Memimpin Upacara Saat ditemui awak media Mesak mengumumkan strategi keamanan baru yang disebut sebagai langkah komprehensif demi menciptakan kota yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Bupati Mesak menyampaikan bahwa Pemkab Nabire dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama anak cucu perintis Kota Nabire dan karang taruna. Pertemuan ini bertujuan memperkuat kerja sama antar generasi dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Keamanan Nabire bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk aktif dalam menjaga kota ini,” ujar Mesak.
Salah satu strategi utama adalah pembangunan pos keamanan di lima titik strategis, yakni Karang Tumaritis, Girimulyo, Wonorejo, Kalibobo, dan Jayanti. Pos ini akan dilengkapi dengan Handy Talkie (HT) agar komunikasi lebih cepat dan efektif antara aparat dan masyarakat.
“Dengan adanya pos-pos keamanan ini, kami ingin memastikan setiap kejadian bisa cepat ditangani. Koordinasi yang cepat adalah kunci terciptanya rasa aman,” jelas Mesak.
Selain pos keamanan, Pemkab Nabire juga berencana menyiapkan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di setiap kelurahan. Sedikitnya 10 unit CCTV akan dipasang secara tersembunyi dan dipantau selama 24 jam penuh.
“Ada beberapa titik rawan yang akan dipasangi CCTV. Dengan pengawasan ini, kita bisa lebih sigap mendeteksi potensi gangguan keamanan,” tegas Bupati Mesak.
Dalam kesempatan itu, Mesak juga memberikan pesan tegas terkait maraknya kasus kejahatan jalanan. Ia menegaskan bahwa masyarakat berhak membela diri jika mendapat ancaman, termasuk dari pelaku begal.
“Kalau ada begal, masyarakat boleh melawan. Itu bukan pelanggaran hukum. Kami sudah komunikasikan dengan Kapolda dan aparat penegak hukum, dan masyarakat akan tetap dilindungi,” ungkap Mesak lantang.
Pernyataan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir, karena dinilai memberi rasa keberanian sekaligus jaminan perlindungan hukum.
Mesak Magai menegaskan bahwa strategi keamanan ini akan dijalankan secara berkelanjutan, melalui patroli rutin, penertiban lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Dengan langkah-langkah ini, kami optimis kondisi Nabire akan semakin aman dan nyaman. Pos keamanan, patroli, hingga CCTV akan menjadi garda depan dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.













