BeritaBudayaDaerahDuniaEventHukumNasionalPolriSosialTNI

DIALOG INTERAKTIF RRI DENGAN TEMA “PON AMAN DAN DAMAI, WUJUD KESERIUSAN BERSAMA”

Share

Busurnabire.id Jayapura – Pada hari Senin tanggal 27 September 2021, bertempat di Studio I LPP RRI Jayapura telah dilaksanakan kegiatan dialog interaktif dengan topik “PON Aman Dan Damai, Wujud Keseriusan Bersama”.

Hadir sebagai Narasumber Wakapolresta Jayapura AKBP Supratono, Sos., M.Si., Tokoh Agama Bapak Thaha Alhamid dan Tokoh Pemuada Saudara Marcelino Morin.

Dalam kesempatannya Wakapolresta Jayapura mengatakan perlu kami sampaikan dari pihak Kepolisian, Polda Papua dan Polres Kota Jayapura khususnya yang berada di Klaster Kota Jayapura, mengenai klaster situasi dan kondisi baik sebelum, dan nantinya paska diadakannya PON XX tahun 2021, keamanan sudah jauh-jauh hari kami persiapkan dengan segala sesuatu yang terkait dengan situasi dan kondisi demi terlancarkannya pelaksanaan PON.

Kita sudah mempersiapkan secara baik dan matang, baik sebelum dilaksanakannya PON ini maupun nanti setelah dilaksanakannya tanggal 2-15 Oktober dan setelah itu juga, jadi kami sudah melakukan kegiatan-kegiatan cipta kondisi sehingga baik itu berupa kegiatan-kegiatan yang sifatnya rutin tugas Kepolisian

Baik itu pelayanan, maupun layanan yang bersifat temuan maupun kegiatan yang bersifat Pra Operasi kita sudah melakukan kegiatan-kegiatan latihan pengamanan seperti TFG, dan lain lain, melakukan gelar pasukan dan sudah mendatangkan pasukan-pasukan tambahan dalam hal ini dari Polri dan Brimob Nusantara untuk memperkuat pengamanan-pengamanan membantu petugas organik yang ada di Kota Jayapura yang semuanya itu bertujuan untuk menjamin keamanan sehingga pelaksanaan PON itu bisa terselenggara dengan aman dan nyaman sampai selesai.

Selain itu, himbauan juga sudah dilaksanakan diantaranya kepada para Tokoh yakni, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan komunitas-komunitas masyarakat, serta Walikota juga sudah mengeluar kan Instruksi nomor 11 tahun 2021 yang mana tertuang tentang larangan menjual dan mengkonsumsi miras, kemudian tindak lanjut dari kita Kepolisian Polda Papua juga mengeluarkan surat telegram dengan nomor 323/XI.OpsII tahun 2021, itu semua bertujuan untuk meminimalisir gangguan kamtibmas dengan cara upaya dini jadi siapapun yang menjual dan mengkonsumsi akan ada sanksi hukumnya tujuannya agar PON biasa berjalan dengan aman dan lancar.

Dikesempatan yang sama, Tokoh Agama Bapak Thaha Alhamid sangat mengapresiasi kepada pemerintah daerah karena dengan berbagai usaha mereka mampu menggelar Pekan Olahraga Nasional ini di Papua dan di empat klaster yakni Mimika, Merauka, Jayapura dan Kota Jayapura ini sesuatu yang luar biasa hampir tidak bisa kita bayangkan tetapi bahwa sekarang ini jadi kenyataan.

Oleh karena itu, kita semua masyarakat Papua harus bersama menjaga Kemanan Kamtibmas, sebab ini bukan saja tanggung Jawab TNI-Polri tapi juga tanggung jawab kita semua.

Semenetara itu dalam kesempatannya Tokoh Pemuda Marcelino Morin mengatakan, saya dari pemuda menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Papua dalan hal ini bapak Gubernur Lukas Enembe dengan semangat dan penuh totalitas beliau, hari ini kita bisa melaksanakan PON di Provinsi Papua yakni di empat klaster yang menjadi kebanggaan kita bersama.

Saya pikir seluruh masyarakat Papua ikut senang dan bangga bisa terselenggaranya PON di provinsi Papua, dimana akan hadir kurang lebih 7.000 atlit, 37 cabang olahraga dan dihadiri 33 Provinsi.

Sehingga sebagai pandangan pemudi kita berterimakasih dan mendukung penuh PON terselenggara dengan aman dan damai. Ini bisa dilihat dari animo hari ini, animo yang kita lihat beberapa hari ini relawan PON yang direkrut oleh PB PON itu hampir 90% adalah anak muda dan ini merupakan satu bentuk komitmen untuk dukungan generasi muda Provinsi Papua untuk sukseskan PON ditanah Papua.(Redaksi)

sumber humas polda papua

Loading

You may not copy the content of this page belonging to news.busurnabire.id