BUSURNABIRE.ID – Nabire | Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025, Kodim 1705/Nabire menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers Kabupaten Nabire, bertempat di Aula Kodim 1705, pada Jumat pagi (11/7/2025).
Kegiatan ini mengangkat tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional” serta menjadi ruang strategis memperkuat sinergi antara TNI dan media massa di Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Inf Marudut H. Simbolon, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para jurnalis atas kehadiran dan kontribusinya dalam membangun narasi positif pembangunan daerah.
“Pertemuan ini bukan sekadar kehormatan, tapi simbol penting sinergi antara TNI dan insan pers sebagai mitra strategis dalam membangun bangsa. TMMD bukan hanya proyek fisik, tetapi gerakan kolektif untuk mewujudkan keadilan pembangunan,” ujar Dandim.
Letkol Marudut menjelaskan, pelaksanaan TMMD ke-125 akan dilaksanakan mulai 23 Juli hingga 21 Agustus 2025 di Kampung Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire. Sebanyak 150 personel gabungan dari TNI AD, TNI AL, Polri, Pemda, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat akan dilibatkan secara aktif.
Sasaran Fisik:
- Pembangunan 1 unit gereja
- 1 unit rumah pastori
- 1 unit jembatan penghubung
- 1 unit pagar sepanjang 75 meter
- 5 titik air bersih (sumur bor dan WC)
- 1,5 ha lahan ketahanan pangan
- 2 ha lahan penghijauan (penanaman mangrove)
- Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi layak huni
Sasaran Non-Fisik:
- Penyuluhan kesehatan (stunting, posyandu terpadu)
- Penyuluhan pertanian (integrated farming, pupuk organik)
- Penyuluhan hukum dan kamtibmas (restorative justice, antisipasi miras dan narkoba, perlindungan perempuan & anak)
- Wawasan kebangsaan dan bela negara
Kegiatan ini juga menjadi ajang pembukaan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) Tingkat Nasional TMMD, yang terbuka untuk semua jurnalis media cetak, elektronik, online, dan media sosial. Kodim 1705 memberikan akses data awal dan angle peliputan bagi insan pers untuk mendorong karya jurnalistik yang faktual, berimbang, dan konstruktif.
“Kami berharap publikasi TMMD dapat dilakukan secara rutin, mengangkat cerita-cerita human interest, serta menjadi kontrol sosial yang mendorong transparansi dan keberlanjutan pembangunan,” tegas Dandim.
Dalam forum ini, perwakilan wartawan, Jainudin dari media Mata Rakyat, juga menyampaikan komitmen dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD melalui pemberitaan yang informatif dan bertanggung jawab.
“Media bukan hanya penyampai informasi, tapi jembatan komunikasi antara TNI dan masyarakat. Kami siap mendukung TMMD untuk mewujudkan keadilan pembangunan di Papua Tengah,” ujarnya.
Coffee morning ini dihadiri puluhan wartawan dari media cetak, online, dan elektronik. Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dilanjutkan menikmati kopi khas Papua dari Nabire, sebagai bentuk penghargaan Kodim 1705 atas peran media.
Di akhir acara, Dandim 1705 menegaskan kembali bahwa TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat, bukan hanya membangun infrastruktur, tapi membangun semangat kebersamaan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.
“Kolaborasi ini adalah bentuk refleksi, seberapa jauh berita baik bisa menembus pelosok negeri, dan seberapa kuat kepercayaan publik bisa kita bangun bersama.”













