>

Pasar Malam Nabire BOM Waktu keributan: Diduga Jadi Sarang Miras dan Judi

By BusurNabire.id
Minggu, 8 Juni 2025 04:39 WIB | 841 Views
Pasar Malam Nabire BOM Waktu keributan:Diduga Jadi Sarang Miras dan Judi (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: | Suasana yang seharusnya menjadi ruang hiburan dan kebersamaan warga Nabire justru berubah menjadi malam penuh teror dan ketakutan. Pasar Malam di Taman Gizi Oyehe, Kabupaten Nabire, menjadi lokasi kericuhan brutal pada Sabtu malam, ketika sekelompok pemabuk mengamuk dan menyerang petugas kepolisian dengan batu hingga senjata tajam menyerupai kapak.

Pasar Malam Oyehe Taman Gizi Paskah keributan terjadi (Foto: Busur Nabire)

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 22.00 WIT saat delapan personel Polres Nabire tengah melakukan patroli rutin. Petugas menegur kelompok pemuda yang terlihat mabuk dan membuat kegaduhan di sekitar area pasar malam. Namun teguran tersebut justru dibalas dengan aksi kekerasan.

“Awalnya mereka mondar-mandir sambil mabuk. Polisi datang dengan niat baik menegur, tapi tiba-tiba keributan pecah. Mereka datang ramai-ramai, jumlahnya mungkin 15 sampai 20 orang, polisi sampai terpaksa mundur,” ungkap seorang penjaga lapak yang menyaksikan langsung kejadian.

Kondisi semakin memburuk ketika massa mulai melempar batu ke arah petugas dan bahkan mengacungkan kampak. Polisi terpaksa melepaskan gas air mata untuk mengendalikan situasi dan membubarkan kerumunan.

“Gas air mata ditembakkan ke arah kerumunan, baru mereka bubar. Tapi sebelum itu, saya lihat sendiri ada yang bawa kampak, mirip senjata di film laga 212,” sambung saksi tersebut.

Lebih memprihatinkan lagi, lokasi di sekitar pintu masuk pasar malam disebut kerap menjadi titik rawan aktivitas ilegal. Warga sekitar menyebut tempat tersebut sebagai sarang mabuk dan perjudian.

“Setiap hari ada yang main kartu sambil mabuk di sana. Sudah biasa sejak pasar malam dibuka,” tegasnya.

Situasi ini menimbulkan keresahan mendalam di tengah masyarakat. Alih-alih menjadi tempat rekreasi, pasar malam justru berubah menjadi potensi ancaman nyata bagi keamanan warga, pedagang, dan anak-anak yang kerap mengunjungi lokasi tersebut.

Baca Juga  Donny Umbora Tegas! Dugaan Korupsi BLUD RSUD Nabire Masuki Tahap Krusial Audit Kerugian Negara

Sejumlah warga kini mulai bersuara lantang,di grup Whatsapp meminta pemerintah daerah dan pihak keamanan segera mengevaluasi, bahkan menutup sementara kegiatan pasar malam hingga ada jaminan keamanan yang konkret.

“Jika pasar malam tak bisa dijaga dengan baik, lebih baik dihentikan saja dulu. Kami tidak mau korban jatuh hanya karena abai pada situasi yang sudah sering kami laporkan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Namun bagi warga, insiden ini adalah peringatan keras: pasar malam bukan lagi sekadar tempat mencari hiburan ,tapi kini telah berubah menjadi bom waktu.

“Kami tidak ingin malam-malam di Nabire berubah jadi medan konflik. Hentikan pasar malam sebelum semuanya terlambat,” pungkas seorang warga dengan nada cemas saat menghubungi awak media

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup