NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-117 yang digelar Polres Nabire pada Selasa, 20 Mei 2025, bertempat di Lapangan Apel Polres Nabire, Jalan Jenderal Sudirman, Distrik Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Upacara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIT ini dipimpin oleh Wakapolda Papua Tengah, KBP Muhajir, S.I.K, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini diikuti oleh personel gabungan dari Polda Papua Tengah dan Polres Nabire, serta berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebangsaan.
Dalam amanatnya, Wakapolda menekankan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya peristiwa historis, melainkan panggilan moral untuk terus menyalakan semangat persatuan, kemandirian, dan transformasi bangsa di tengah tantangan global. Ia mengingatkan pentingnya bangsa Indonesia untuk tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan dunia, tetapi turut mengambil peran sebagai pelaku utama.

Peringatan ini juga menjadi momentum reflektif atas capaian pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam 150 hari pertama, beberapa program prioritas telah berjalan, di antaranya: makan bergizi gratis bagi jutaan anak, layanan kesehatan gratis untuk ratusan ribu warga, penguatan pelatihan vokasi dan talenta digital, pembentukan lembaga investasi nasional, hingga peresmian pusat kecerdasan buatan (AI Centre of Excellence) di Papua.
Selain sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah, upacara ini menjadi simbol kebangkitan bersama menuju masa depan yang lebih inklusif dan berdaya saing, khususnya bagi masyarakat Papua Tengah. Wakapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangsaan agar mampu menciptakan keadilan dan kesejahteraan yang merata.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan doa bersama. Tepat pukul 08.35 WIT, upacara berakhir dengan tertib dan penuh makna. Polres Nabire kembali menegaskan komitmennya sebagai bagian dari garda terdepan dalam menjaga persatuan nasional, khususnya di Tanah Papua.













