NEWSBUSURNABIRE.ID -Nabire: Papua Tengah | Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa hewan kurban kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kebersamaan di tengah umat.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa, didampingi Wakil Gubernur Deinas Geley, di halaman Masjid Agung Al-Falah, Kabupaten Nabire, Minggu sore (24/5/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa mengajak seluruh masyarakat untuk terus memanjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala kasih dan penyertaan-Nya sehingga penyaluran bantuan hewan kurban dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, momentum Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan tahunan, melainkan juga wujud nyata pengorbanan, keikhlasan, serta semangat berbagi kepada sesama.
“Iduladha mengajarkan kita arti kepedulian dan kebersamaan. Pemerintah hadir memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari semangat berbagi ini,” ujar Meki.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah tahun ini menyalurkan 26 ekor sapi kurban, dengan distribusi 11 ekor untuk Kabupaten Nabire dan 15 ekor untuk Kabupaten Mimika.
Selain bantuan dari pemerintah provinsi, terdapat pula 11 ekor sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang akan disalurkan ke sejumlah wilayah di Papua Tengah.
Meki menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan ibadah kurban agar berjalan lancar serta memberi manfaat luas bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.
“Ini adalah bukti bahwa pemerintah tidak hanya hadir melalui pembangunan fisik dan kebijakan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan komitmen pemerintah provinsi untuk meningkatkan jumlah distribusi hewan kurban pada tahun-tahun mendatang agar lebih banyak masjid dan masyarakat di Papua Tengah dapat merasakan manfaatnya.
Ia bahkan menargetkan ke depan bantuan sapi kurban bisa menjangkau puluhan masjid di Kabupaten Nabire dan wilayah lainnya di Papua Tengah.
Tak hanya itu, pemerintah juga mulai menyiapkan program pengembangan peternakan sapi terpadu sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.
Saat ini, Pemprov Papua Tengah telah menyiapkan lahan seluas sekitar lima hektare, dengan rencana perluasan hingga 20 sampai 30 hektare serta kapasitas kandang mencapai 1.000 ekor sapi.
Program ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan daging lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui sektor peternakan.
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menambahkan bahwa penguatan sektor peternakan merupakan bagian dari visi pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
“Papua Tengah memiliki potensi besar untuk berkembang di sektor peternakan. Ini menjadi investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Penyaluran hewan kurban ini disambut antusias oleh pengurus masjid dan masyarakat yang hadir. Mereka mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang dinilai terus hadir mendukung kebutuhan sosial-keagamaan warga.
Melalui semangat Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai fondasi membangun Papua Tengah yang harmonis dan sejahtera.













