NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Papua Tengah | Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) mencatat sejarah baru dengan melantik 783 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam momentum nasional yang digelar secara luring dan daring, Rabu (1/4/2026).

Prosesi ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan tonggak penting yang menandai transformasi status pegawai menjadi aparatur negara sepenuhnya di lingkungan RRI.
Pelantikan yang dipusatkan di Jakarta dan diikuti secara daring oleh seluruh satuan kerja RRI di daerah ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama I Hendrasmo. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa dari total 783 pegawai yang dilantik, sebanyak 755 orang menduduki jabatan fungsional, sementara 28 lainnya mengisi jabatan eksekutif.

Semangat yang sama turut terasa hingga ke daerah. Di Nabire, sebanyak enam pegawai LPP RRI resmi menyandang status PNS. Mereka terdiri dari dua Pranata Siaran Ahli Pertama, satu Teknisi Siaran Ahli Pertama, satu Asisten Teknisi Siaran Terampil, serta dua Pranata Humas Terampil.
Prosesi pelantikan di RRI Nabire berlangsung khidmat di Aula RRI setempat, dipimpin oleh Kepala LPP RRI Nabire Surya S. Thalib, S.AP., M.Si didampingi Charlton John Fritsye Basik S.AP., M.AP sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha RRI Nabire. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran tim serta seluruh angkasawan dan angkasawati RRI Nabire.

Pelantikan ini menjadi simbol penguatan sumber daya manusia di tubuh RRI, baik di pusat maupun daerah. Dengan status baru sebagai ASN, para pegawai diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam menghadirkan informasi yang akurat, terpercaya, dan berimbang di tengah derasnya arus digital.

Lebih dari sekadar perubahan status, pelantikan ini merupakan awal perjalanan panjang pengabdian. Di pundak para ASN baru inilah, harapan besar publik terhadap kualitas penyiaran nasional bertumpu membangun kepercayaan, menjaga independensi, dan menjadi suara yang mencerdaskan bangsa.













