NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Papua Tengah | Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terasa hangat di depan Kantor LPP RRI Nabire di Jalan Merdeka, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Jumat (6/3/2026) sore. Seluruh karyawan lembaga penyiaran publik tersebut turun langsung ke jalan membagikan ratusan takjil kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan pembagian takjil yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIT itu dipimpin langsung oleh Kepala LPP RRI Nabire, Surya S. Thalib, dan menjadi kegiatan kedua yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026.
Suasana penuh kehangatan terlihat ketika para karyawan berdiri di sepanjang jalan sambil membagikan paket takjil kepada pengendara motor, sopir mobil, hingga pejalan kaki. Banyak warga yang tersenyum dan menyampaikan terima kasih atas kepedulian tersebut.
Kepala LPP RRI Nabire, Surya S. Thalib, S.AP., M.Si, dalam wawancara dengan awak media menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar RRI terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
“Pembagian takjil ini sudah yang kedua dalam Ramadan tahun ini. Secara keseluruhan jumlah takjil yang kami bagikan sekitar 700 paket,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan berbagi ini telah menjadi tradisi yang selalu diupayakan setiap bulan Ramadan sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Kegiatan ini dilakukan setiap Ramadan. Tujuannya sederhana, yaitu berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang berpuasa, terutama mereka yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba,” tambahnya.
Yang menarik dari kegiatan ini adalah sumber pendanaan yang sepenuhnya berasal dari inisiatif para karyawan Radio Republik Indonesia Nabire sendiri. Mereka secara sukarela mengumpulkan dana untuk membeli dan menyiapkan paket takjil.
“Ini bukan dari kantor, tetapi dari teman-teman karyawan yang secara sukarela mengumpulkan dana. Mereka datang dengan ide, mengajak berkumpul dan akhirnya kita bisa melaksanakan kegiatan ini,” jelas Surya.

Semangat kebersamaan tersebut, menurutnya, menjadi nilai penting yang ingin dijaga di lingkungan kerja RRI.
Hal yang paling mengharukan bagi Surya adalah inisiatif yang justru datang dari karyawan non-Muslim yang mengingatkan untuk mengadakan kegiatan berbagi takjil.
Ia mengaku sangat tersentuh melihat semangat toleransi yang tumbuh secara alami di antara para pegawai.
“Yang membuat saya terharu adalah teman-teman non-Muslim yang justru mengingatkan agar kita berbagi di bulan Ramadan. Mereka bilang, ‘Ibu, kita berbagi takjil lagi ya.’ Itu sangat menyentuh bagi saya,” ungkapnya.
Menurut Surya, hal tersebut menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian tidak dibatasi oleh perbedaan agama.
“Kita berbagi bukan karena agama tertentu, tetapi karena rasa kemanusiaan. Kita ingin membantu siapa saja yang membutuhkan tanpa melihat latar belakang,” katanya.
Kegiatan pembagian takjil ini juga mendapat respons positif dari masyarakat Kabupaten Nabire yang melintas di kawasan Jalan Merdeka.
Sejumlah warga terlihat berhenti sejenak untuk menerima paket takjil, sementara yang lain melambaikan tangan sebagai tanda terima kasih.
Surya mengatakan antusiasme masyarakat bahkan meningkat kegiatan pertama yang digelar sebelumnya.
“Antusias masyarakat luar biasa. Bahkan pada kegiatan pertama sempat terjadi antrean panjang sampai membuat arus lalu lintas sedikit melambat. Namun semuanya berjalan lancar dan tertib,” jelasnya.

Ia mengaku merasa sangat terharu melihat kedekatan antara RRI dan masyarakat Nabire yang semakin kuat melalui kegiatan sederhana seperti ini.
“Saya merasa RRI dan masyarakat benar-benar menyatu. Ini yang membuat kami semakin semangat untuk terus berbagi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Surya juga menyampaikan pesan kemanusiaan kepada masyarakat dan seluruh karyawan agar terus menjaga semangat berbagi.
Menurutnya, berbagi merupakan cara sederhana untuk menumbuhkan empati terhadap sesama.
“Dengan berbagi, kita merasakan bahwa kita sama dengan orang lain. Jika kita memiliki kelebihan, maka sudah seharusnya kita berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini bukan hanya sekadar membagikan makanan berbuka, tetapi juga menumbuhkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
“Rasa empati kepada sesama harus terus kita jaga. Itulah yang membuat kita tetap manusia,” tambahnya.
Melihat antusiasme masyarakat serta semangat para karyawan, Surya menyebutkan kemungkinan kegiatan serupa kembali digelar menjelang akhir Ramadan.
Ia berharap kegiatan berbagi tersebut dapat terus memperkuat rasa kebersamaan antara RRI dan masyarakat.
“Insyaallah, kalau memungkinkan kami akan kembali berbagi pada hari-hari terakhir Ramadan. Semoga kegiatan ini terus menumbuhkan rasa kebersamaan,” katanya.
Kegiatan pembagian takjil yang dilakukan keluarga besar LPP RRI Nabire ini menjadi contoh nyata bahwa nilai kemanusiaan, toleransi, dan kebersamaan dapat tumbuh dari hal-hal sederhana.

Di tengah kesibukan pekerjaan dan rutinitas sehari-hari, aksi kecil seperti berbagi makanan berbuka puasa mampu menghadirkan senyum bagi banyak orang.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, aksi tersebut juga menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan kepedulian masih hidup kuat di tengah masyarakat Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Nabire.
Bagi keluarga besar RRI Nabire, berbagi bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang merawat nilai kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.













