NEWS.BUSURNABIRE.ID -ILAGA –Paopua Tengah | Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah terasa hangat di Kota Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Jajaran Polres Puncak turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, Senin sore (2/3/2026).
Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung Kapolres Puncak, AKBP Mardi Marpaung, sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat. Pembagian takjil dipusatkan di depan Mako Polres Puncak, sebelum personel bergerak menyasar kawasan pasar hingga masjid di wilayah Kota Ilaga.

Turut mendampingi dalam kegiatan itu, Kabag Ops AKP Yulius Harikatang, Kasat Samapta Iptu Iskandar Muis, S.E., KBO Samapta Ipda Samuel S. Wayeni, serta seluruh personel regu cadangan Polres Puncak. Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan komitmen institusi dalam memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat melalui aksi nyata.
Suasana penuh keakraban tampak saat personel kepolisian membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua dan roda empat, pedagang, hingga warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Senyum dan sapaan hangat dari aparat kepolisian disambut antusias oleh masyarakat.

Beberapa warga bahkan terlihat berbincang santai dengan anggota polisi. Momentum ini menjadi ruang interaksi yang mencairkan sekat formal antara aparat dan warga, sekaligus mempererat silaturahmi di bulan yang penuh berkah.
Kapolres Puncak AKBP Mardi Marpaung mengatakan, kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Ramadan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian antar sesama. Kehadiran kami bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ingin berbagi dan menebar kebaikan,” ujarnya.
Menurut Kapolres, kegiatan ini juga menjadi implementasi Polri Presisi yang menekankan pelayanan publik yang humanis dan responsif. Di tengah dinamika wilayah Kabupaten Puncak, pendekatan persuasif dan penuh empati dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan.

Ia menegaskan, kegiatan berbagi takjil bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu dekat dan siap melayani dengan hati. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami berharap kepercayaan dan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat,” tambahnya.
Pendekatan humanis seperti ini dinilai efektif dalam menciptakan komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat. Dengan hubungan yang harmonis, potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir melalui deteksi dini dan kerja sama yang solid.

Selain berbagi takjil, jajaran Polres Puncak juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan. Masyarakat diimbau untuk saling menghormati, menjaga toleransi, serta berperan aktif dalam menciptakan situasi yang aman dan damai.
Kabupaten Puncak sebagai salah satu wilayah di Papua Tengah memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas keamanan. Karena itu, sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya kondisi yang kondusif.
Melalui kegiatan sosial ini, Polres Puncak berharap nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Ramadan menjadi momentum refleksi untuk memperkuat persatuan dan solidaritas.
Aksi berbagi takjil yang dilakukan jajaran Polres Puncak pun menjadi gambaran nyata wajah humanis Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin di Kota Ilaga diharapkan mampu memperkuat stabilitas kamtibmas, sehingga wilayah Kabupaten Puncak tetap aman, damai, dan penuh toleransi sepanjang bulan suci Ramadan.













