NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Papua Tengah |Situasi keamanan di Kabupaten Nabire masih menjadi perhatian menyusul insiden penembakan yang disertai pembakaran pos milik PT Kristalin Eka Lestari pada Sabtu (21/2/2026) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00–14.00 WIT itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Pasca kejadian, aparat gabungan TNI-Polri melakukan langkah cepat dengan mengamankan lokasi serta mengevakuasi para pekerja dari area perusahaan. Evakuasi dilakukan sebagai langkah preventif guna menghindari potensi gangguan lanjutan sekaligus memastikan keselamatan seluruh karyawan.
Di tengah berkembangnya berbagai informasi di ruang publik, Ketua DPRK Nabire, Nancy Worabay, meminta masyarakat agar tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Ia menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan persatuan di tengah situasi yang sensitif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kabar yang belum tentu benar. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini,” ujarnya saat ditemui di Polres Nabire, Senin (23/2/2026).
Menurut Nancy, arus informasi yang begitu cepat, terutama melalui media sosial, sering kali menghadirkan narasi yang belum terverifikasi. Kondisi tersebut berpotensi memperkeruh suasana apabila tidak disikapi dengan bijak.
Ia mengimbau warga agar lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak ikut terlibat dalam perdebatan yang justru dapat memicu ketegangan baru di tengah masyarakat.
Selain itu, Nancy juga mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa harus diliputi rasa panik berlebihan. Stabilitas keamanan, menurutnya, menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Terkait penanganan kasus, ia meminta publik memberikan kepercayaan penuh kepada aparat penegak hukum yang saat ini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik insiden tersebut.
“Percayakan kepada aparat keamanan dan pemerintah. Proses hukum sedang berjalan, dan kita harus menghormati mekanisme yang ada,” tegasnya.
Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman serta pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap terkendali. Pemerintah daerah bersama unsur keamanan juga terus berkoordinasi guna menjaga kondisi Nabire tetap aman dan kondusif.
Peristiwa di lingkungan PT Kristalin Eka Lestari ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan pekerja dan stabilitas daerah. Semua pihak diharapkan dapat menahan diri dan tidak memperkeruh keadaan dengan penyebaran informasi yang belum terkonfirmasi.













