NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Pelantikan Pengurus Wilayah Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Provinsi Papua Tengah dan Pengurus Daerah Kabupaten Nabire masa bakti 2025–2030 berlangsung khidmat di Aula PU Jalan Merdeka, Kabupaten Nabire, Rabu (15/10/2025).
Dalam acara tersebut, Plt. Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, H. Tumiran,S.Sos.,M.A.P, hadir mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H. untuk memberikan sambutan sekaligus pesan penting bagi seluruh pengurus DDI yang baru dilantik.

Mengawali sambutannya, Tumiran menyampaikan salam hangat dari Gubernur Papua Tengah yang berhalangan hadir karena agenda penting di tingkat provinsi. Ia kemudian mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DDI yang baru dilantik, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus yang telah dilantik hari ini. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian,” ujar Tumiran dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) merupakan organisasi Islam yang memiliki peran penting dalam membina umat, memperkuat dakwah Ahlus Sunnah Wal Jamaah, serta mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan beramal saleh.
Menurut Tumiran, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, DDI memiliki tanggung jawab strategis untuk menjaga moralitas masyarakat dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah di Papua Tengah.

“Peran DDI sangat penting dalam membangun peradaban masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam, terutama di tengah keberagaman sosial dan budaya yang ada di Papua Tengah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tumiran juga mengajak seluruh jajaran DDI untuk mengedepankan dakwah yang moderat, inklusif, dan mencerahkan, serta menjadi kekuatan yang menyejukkan di tengah masyarakat.
“Kita semua harus bersama-sama mengedepankan dakwah yang merangkul semua golongan. Mari jadikan DDI sebagai pilar dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, dan menyatukan umat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara DDI, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan lainnya untuk menciptakan suasana yang kondusif, damai, dan berkemajuan di Papua Tengah.

“Tugas dakwah bukanlah hal yang ringan. Namun dengan niat tulus, kerja sama yang kuat, dan istiqomah, insya Allah kita mampu menjalankan peran ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Tumiran.
Menutup sambutannya, Tumiran kembali mengingatkan pentingnya menjalankan amanah organisasi dengan penuh dedikasi dan semangat kebersamaan.
“Selamat menjalankan tugas dan amanah ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” ucapnya menutup sambutan mewakili Gubernur Papua Tengah.
Acara pelantikan yang berlangsung penuh khidmat ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Prof. Dr. Yai Haji Farid Bacuti, Lc., M.A, Dr. Haji Syed Sabaruddin Latif, M.M. (Ketua PB DDI), Haji Muhammad Ridwan Hilal, S.Ag., D.M.M. (Sekretaris PB DDI), serta Prof. Dr. Haji Aedisyam, M.H.I.
Selain itu, hadir pula unsur Forkopimda Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire, Ketua MUI Provinsi dan Kabupaten, Ketua FKUB, serta tokoh agama, tokoh wanita, tokoh masyarakat, dan para undangan lainnya.
Pelantikan pengurus wilayah dan daerah DDI Papua Tengah masa bakti 2025–2030 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, serta mempererat silaturahmi antarumat beragama di tanah Papua Tengah.













