NEWS.BUSURNABIRE.ID – ILAGA | Kapolres Puncak Kompol Mardi Marpaung, S.Sos. turut hadir dan memberikan dukungan penuh dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Tugu Peringatan Injil Masuk di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (7/10/2025).
Kegiatan bersejarah itu dipimpin langsung oleh Bupati Puncak Elvis Tabuni, yang juga merupakan kader Gereja Kemah Injil Indonesia, bertempat di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, tepat di samping rumah misionaris pertama di Ilaga, Dr. Pdt. Gordon F. Larson utusan misi CAMA yang membawa kabar keselamatan ke wilayah pegunungan tengah Papua pada tahun 1950-an.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Puncak menyampaikan bahwa Polres Puncak memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai sejarah dan keagamaan yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat di wilayahnya.
“Kami dari Polres Puncak hadir bukan hanya sebagai tamu, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang menghargai sejarah dan nilai-nilai rohani yang diwariskan para pendahulu kita,” ujar Kompol Mardi Marpaung.
Ia menambahkan, pembangunan tugu peringatan Injil di Ilaga ini bukan hanya tentang mendirikan bangunan fisik, tetapi juga merupakan tanda kasih dan tonggak sejarah iman masyarakat Puncak yang telah dibentuk oleh firman Tuhan.
“Pembangunan tugu ini menjadi simbol kasih, damai, dan rasa syukur atas karya Injil yang telah membawa perubahan besar bagi masyarakat di tanah Puncak. Dari sinilah, nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kedamaian itu tumbuh dan mengakar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kompol Mardi menekankan pentingnya peran Injil dalam membentuk moralitas dan kehidupan sosial masyarakat Papua, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pegunungan.

“Kami melihat bahwa nilai-nilai Injil kasih, kejujuran, dan saling menghargai — sejalan dengan semangat Polri dalam melayani dan mengayomi masyarakat. Karena itu, kami mendukung penuh pembangunan tugu ini sebagai pengingat bagi generasi muda bahwa iman adalah pondasi utama kemajuan,” jelasnya.
Selain memberikan dukungan moril, Kapolres juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Puncak, tokoh gereja, tokoh adat, serta masyarakat yang bersama-sama mewujudkan pembangunan tugu ini dengan semangat persaudaraan.
“Sinergi yang ditunjukkan dalam kegiatan ini adalah wujud nyata kebersamaan antara pemerintah, gereja, aparat keamanan, dan masyarakat. Ini contoh yang baik bagi kita semua untuk terus bergandengan tangan membangun Puncak yang aman, damai, dan sejahtera,” tambah Kapolres.
Menurutnya, Polres Puncak akan terus mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan kedamaian di tengah masyarakat.
“Kami siap mendukung setiap program yang membawa manfaat positif bagi masyarakat. Keamanan dan ketertiban tidak hanya dijaga dengan kekuatan hukum, tetapi juga dengan kekuatan iman dan kasih antar sesama,” tutupnya.













