>

Rektor UNIPA: MOU Papua Tengah Jadi Model Pendidikan untuk Tanah Papua

By BusurNabire.id
Selasa, 23 September 2025 08:30 WIB | 580 Views
Rektor UNIPA: MOU Papua Tengah Jadi Model Pendidikan untuk Tanah Papua (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Usai melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Universitas Papua (UNIPA), Rektor UNIPA Dr. Hugo Warami menyebut kesepakatan ini sebagai langkah bersejarah dalam pembangunan pendidikan di Tanah Papua.

penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Universitas Papua (UNIPA), Rektor UNIPA (Foto: Humas Pemprov)

“Ini sesuatu yang luar biasa karena melibatkan delapan kabupaten di bawah Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Inisiasinya datang dari atas ke bawah, dan inilah yang saya sebut sejarah,” ujar Hugo Warami usai acara.

Warami menjelaskan, program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) telah masuk dalam perencanaan Bappenas untuk enam provinsi di Tanah Papua. Karena itu, Papua Tengah akan menjadi pionir sekaligus model yang akan dicontoh oleh provinsi lain.
“Hari ini menjadi catatan sejarah dan akan menjadi model yang kemudian kita sampaikan juga ke lima provinsi lainnya untuk mengikuti apa yang dilakukan Papua Tengah,” jelasnya.

Dalam penyelenggaraan SSH, UNIPA menyiapkan mekanisme khusus, termasuk merekrut relawan dari masyarakat kampung setempat untuk membantu guru setelah jam sekolah reguler. Relawan akan mengisi kegiatan tambahan dari pukul 12.00 hingga sore hari.
“Program SSH tidak mengambil alih tugas Dinas Pendidikan yang bertugas dari pagi hingga siang, tetapi menjadi intervensi lanjutan setelah jam belajar selesai. Di dalamnya, kami integrasikan nilai muatan lokal, tradisi, serta pembelajaran literasi dan baca tulis,” tambahnya.

Warami menegaskan, salah satu fokus utama program SSH adalah menekan angka buta huruf di Papua. Program ini juga sudah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM sebagai hak pengembangan Universitas Papua.
“Program SSH adalah model intervensi pendidikan yang kami desain untuk menjawab tantangan literasi di Tanah Papua. Dengan begitu, rantai buta huruf bisa kita putus secara bertahap,” katanya.

Baca Juga  John NR Gobai Dorong Kapal Perintis Masuk Potowaiburu dan Pulau Mambor
Sejarah Baru Pendidikan Papua Tengah: Gubernur Teken MOU dengan UNIPA (Foto: Humas Pemprov)
Sejarah Baru Pendidikan Papua Tengah: Gubernur Teken MOU dengan UNIPA (Foto: Humas Pemprov)

Lebih jauh, SSH tidak hanya mengajarkan pelajaran formal, tetapi juga menanamkan keterampilan hidup, gaya hidup sehat, hingga jiwa kewirausahaan sejak dini.
“Seseorang yang selesai sekolah tidak harus bercita-cita menjadi PNS. Dalam SSH, ada nilai-nilai baru yang tidak ada dalam kurikulum nasional, tapi harus terakomodir untuk membentuk generasi emas Papua,” tegasnya.

Program ini juga mendorong keterlibatan orang tua serta pemanfaatan pangan lokal sebagai bagian dari konsumsi siswa. UNIPA menekankan pentingnya makanan tradisional seperti petatas, ubi, dan pangan khas lainnya dalam mendukung program makan gratis di sekolah.
“Sekolah Sepanjang Hari harus melekat dengan adat istiadat. Kalau bahan pangan impor masuk ke dapur sekolah, itu tidak sesuai karakteristik Papua. Justru pangan lokal harus jadi utama,” ujarnya.

Selain memperkuat budaya, pendekatan ini juga membuka peluang perputaran ekonomi lokal sekaligus menjadi bagian dari upaya penanggulangan stunting.
“Pangan lokal dengan gizi tinggi akan memastikan anak-anak kita tumbuh sehat. Program ini bukan hanya pendidikan, tapi juga intervensi kesehatan,” tambah Warami.

Di akhir pernyataannya, Rektor UNIPA menekankan bahwa program SSH adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.
“Pendidikan adalah tanggung jawab masyarakat, swasta, dan semua pihak yang peduli. Dengan SSH, semua elemen harus berkontribusi,” tutup Warami.

Dengan MOU ini, Papua Tengah bukan hanya mengukir sejarah, tetapi juga membuka jalan menuju sistem pendidikan baru yang inklusif, berbasis budaya lokal, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup