Rektor UNIPA: MOU Papua Tengah Jadi Model Pendidikan untuk Tanah Papua

By BusurNabire.id
Selasa, 23 September 2025 08:30 WIB | 556 Views
Rektor UNIPA: MOU Papua Tengah Jadi Model Pendidikan untuk Tanah Papua (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Usai melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Universitas Papua (UNIPA), Rektor UNIPA Dr. Hugo Warami menyebut kesepakatan ini sebagai langkah bersejarah dalam pembangunan pendidikan di Tanah Papua.

penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Universitas Papua (UNIPA), Rektor UNIPA (Foto: Humas Pemprov)

“Ini sesuatu yang luar biasa karena melibatkan delapan kabupaten di bawah Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Inisiasinya datang dari atas ke bawah, dan inilah yang saya sebut sejarah,” ujar Hugo Warami usai acara.

Warami menjelaskan, program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) telah masuk dalam perencanaan Bappenas untuk enam provinsi di Tanah Papua. Karena itu, Papua Tengah akan menjadi pionir sekaligus model yang akan dicontoh oleh provinsi lain.
“Hari ini menjadi catatan sejarah dan akan menjadi model yang kemudian kita sampaikan juga ke lima provinsi lainnya untuk mengikuti apa yang dilakukan Papua Tengah,” jelasnya.

Dalam penyelenggaraan SSH, UNIPA menyiapkan mekanisme khusus, termasuk merekrut relawan dari masyarakat kampung setempat untuk membantu guru setelah jam sekolah reguler. Relawan akan mengisi kegiatan tambahan dari pukul 12.00 hingga sore hari.
“Program SSH tidak mengambil alih tugas Dinas Pendidikan yang bertugas dari pagi hingga siang, tetapi menjadi intervensi lanjutan setelah jam belajar selesai. Di dalamnya, kami integrasikan nilai muatan lokal, tradisi, serta pembelajaran literasi dan baca tulis,” tambahnya.

Warami menegaskan, salah satu fokus utama program SSH adalah menekan angka buta huruf di Papua. Program ini juga sudah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM sebagai hak pengembangan Universitas Papua.
“Program SSH adalah model intervensi pendidikan yang kami desain untuk menjawab tantangan literasi di Tanah Papua. Dengan begitu, rantai buta huruf bisa kita putus secara bertahap,” katanya.

Baca Juga  Konflik Tapal Batas Kapiraya Disorot, Pemprov Papua Tengah Gaspol Cari Solusi Adat Modern
Sejarah Baru Pendidikan Papua Tengah: Gubernur Teken MOU dengan UNIPA (Foto: Humas Pemprov)
Sejarah Baru Pendidikan Papua Tengah: Gubernur Teken MOU dengan UNIPA (Foto: Humas Pemprov)

Lebih jauh, SSH tidak hanya mengajarkan pelajaran formal, tetapi juga menanamkan keterampilan hidup, gaya hidup sehat, hingga jiwa kewirausahaan sejak dini.
“Seseorang yang selesai sekolah tidak harus bercita-cita menjadi PNS. Dalam SSH, ada nilai-nilai baru yang tidak ada dalam kurikulum nasional, tapi harus terakomodir untuk membentuk generasi emas Papua,” tegasnya.

Program ini juga mendorong keterlibatan orang tua serta pemanfaatan pangan lokal sebagai bagian dari konsumsi siswa. UNIPA menekankan pentingnya makanan tradisional seperti petatas, ubi, dan pangan khas lainnya dalam mendukung program makan gratis di sekolah.
“Sekolah Sepanjang Hari harus melekat dengan adat istiadat. Kalau bahan pangan impor masuk ke dapur sekolah, itu tidak sesuai karakteristik Papua. Justru pangan lokal harus jadi utama,” ujarnya.

Selain memperkuat budaya, pendekatan ini juga membuka peluang perputaran ekonomi lokal sekaligus menjadi bagian dari upaya penanggulangan stunting.
“Pangan lokal dengan gizi tinggi akan memastikan anak-anak kita tumbuh sehat. Program ini bukan hanya pendidikan, tapi juga intervensi kesehatan,” tambah Warami.

Di akhir pernyataannya, Rektor UNIPA menekankan bahwa program SSH adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.
“Pendidikan adalah tanggung jawab masyarakat, swasta, dan semua pihak yang peduli. Dengan SSH, semua elemen harus berkontribusi,” tutup Warami.

Dengan MOU ini, Papua Tengah bukan hanya mengukir sejarah, tetapi juga membuka jalan menuju sistem pendidikan baru yang inklusif, berbasis budaya lokal, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup