Kapolda Papua Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Jaran Noken 2025

By BusurNabire.id
Rabu, 17 September 2025 12:37 WIB | 239 Views
Kapolda Papua Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Jaran Noken 2025 (Foto: Humas Polda Papua Tengah)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., secara resmi membuka kegiatan operasi kewilayahan dengan sandi “Operasi Jaran Noken – 2025” yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Nabire, Rabu (17/9/2025) pagi.

Apel gelar pasukan ini dihadiri oleh Danrem 173/PVB, Gubernur Papua Tengah yang diwakili oleh Plt. Kesbangpol Provinsi Papua Tengah Albertus Adii, ST., M.Si., LO Kabinda Papua Tengah Brigjen TNI Alfi Sahri Lubis, Dansubdenpom XII/1 Nabire, Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Papua Tengah Kombes Pol. Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H.,

Apel Gelar Pasukan Operasi Jaran Noken 2025 digelar di Lapangan Apel Mapolres Nabire (Foto: BusurNabire)

Serta pejabat utama Polda Papua Tengah. Hadir pula Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos., M.Si., Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., pejabat utama Polres Nabire, para ketua paguyuban, ketua kerukunan masyarakat Nabire, serta personel Polda Papua Tengah, Polres Nabire, dan personel Pas III Korps Brimob Polri.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare menegaskan bahwa Nabire sebagai ibu kota provinsi harus menjadi prioritas keamanan. Hal itu karena Nabire adalah sentral pemerintahan dan pusat perekonomian di Papua Tengah.

“Kota Nabire yang merupakan ibu kota Provinsi Papua Tengah memerlukan kepastian hukum dalam setiap sendi kehidupan masyarakat. Dengan demikian, Polda Papua Tengah perlu mengambil langkah-langkah untuk memastikan Nabire menjadi prioritas keamanan sehingga pembangunan dan perekonomian dapat berjalan lancar,” tegas Kapolda.

Kapolda juga membeberkan tren kriminalitas yang masih tinggi di wilayah Nabire sepanjang 2025. Data mencatat 144 kasus curanmor, 36 kasus curas, 5 kasus curat, 5 kasus penganiayaan berat, 5 kasus pemerkosaan, 2 kasus pembunuhan, serta 1 kasus penculikan.

“Kasus-kasus menonjol ini menunjukkan bahwa kejahatan jalanan masih marak. Polri harus hadir melalui penegakan hukum yang tegas dan profesional, sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat agar kamtibmas tetap aman, nyaman, dan kondusif,” jelasnya.

Baca Juga  IPLR Papua Tengah Matangkan Persiapan Muswil di Mimika, Progres Capai 75 Persen

Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa Operasi Jaran Noken 2025 digelar untuk memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan sekaligus menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Nabire.

“Operasi ini bertujuan agar masyarakat Nabire terbebas dari segala bentuk ancaman dan gangguan pelaku kejahatan, serta mendorong peran aktif masyarakat dalam menanggulangi tindak kriminal,” ujar Brigjen Alfred.

Kepada seluruh personel yang terlibat, Kapolda Papua Tengah menekankan lima instruksi penting:

  1. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas.
  2. Kedepankan upaya preemtif dan preventif, namun tetap lakukan tindakan represif bila ditemukan tindak pidana.
  3. Jaga sinergitas dengan instansi terkait maupun masyarakat dalam pertukaran informasi.
  4. Hindari pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang yang mencoreng citra Polri.
  5. Utamakan keselamatan diri dan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Operasi Jaran Noken 2025 akan dilaksanakan selama satu bulan penuh, mulai 17 September hingga 16 Oktober 2025, dengan melibatkan Polda Papua Tengah dan Polres Nabire. Operasi ini mengedepankan penegakan hukum represif yang didukung kegiatan preemtif dan preventif, khususnya untuk memberantas curanmor, curas, curat, curbis, dan berbagai kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan masyarakat.

Apel ditutup pesan Kapolda agar seluruh personel menjalankan operasi ini dengan niat ibadah, penuh disiplin, dan semangat pengabdian demi mewujudkan Papua Tengah yang aman, damai, dan kondusif.

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026. Kiranya damai Natal membawa harapan baru, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. — Meki Nawipa, S.H Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si Wakil Gubernur Papua Tengah
Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026.
Soni (1)
Karel Tabuni, S.T Anggota DPRK Nabire Beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026.
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup