NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Suasana penuh kehangatan mewarnai acara Silaturahmi dan Syukuran Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kabupaten Nabire yang digelar di kediaman Kepala LPP RRI Nabire, Surya S. Thalib, S.Ap., M.Si pada Minggu (14/9/2025).

Acara ini sekaligus menjadi momentum syukuran serta mempererat hubungan warga Gorontalo yang merantau Kabupaten Nabire di Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Surya S. Thalib mengungkapkan rasa haru atas dukungan penuh warga Gorontalo di Nabire yang ikut membantu mempersiapkan acara sejak malam sebelumnya.
“Syukuran ini sebenarnya sudah lama ingin dilaksanakan, namun karena padatnya tugas di RRI hingga peringatan HUT ke-80 RRI, baru bisa terwujud sekarang. Saya merasa sangat terharu karena keakraban Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo di Nabire begitu terasa, penuh kekompakan dan persaudaraan,” ujar Surya.
Ia juga menyebutkan, pengalaman bertugas di berbagai daerah membuat dirinya semakin menyadari bahwa kebersamaan warga Gorontalo di perantauan adalah kekuatan tersendiri.
“Di mana pun saya ditugaskan, nuansa Gorontalo selalu terasa hangat. Kali ini di Nabire, suasananya sangat luar biasa,” tambahnya.
Ketua KKIG Nabire, Sofyan ismail dalam sambutannya menegaskan bahwa silaturahmi dan syukuran merupakan bagian penting dari tradisi warga Gorontalo.
“Alhamdulillah, kehadiran warga Gorontalo di Nabire begitu mewarnai suasana kebersamaan. Acara ini bukan sekadar syukuran, tapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan dan meneguhkan identitas kita sebagai keluarga besar di tanah rantau. Apalagi di bulan Rabiul Awal ini, kita diajak untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai teladan umat manusia,” ungkap Sofyan.
Ia menambahkan, meski jumlah warga Gorontalo di Nabire tidak sebanyak daerah lain, namun kekompakan dan peran aktif mereka sangat terasa, baik di bidang pendidikan, seni budaya, hingga pemerintahan.

Acara ini juga menjadi wadah bertukar informasi antarwarga Gorontalo di Nabire, termasuk kehadiran generasi muda yang baru bertugas di TNI dan Polri.
“Inilah bentuk nyata bahwa silaturahmi bukan sekadar pertemuan, melainkan energi yang memperkuat persatuan, baik untuk Gorontalo maupun untuk Kabupaten Nabire secara keseluruhan,” tutup Sofyan.
Selain itu, suasana semakin hangat dengan sajian kuliner khas Gorontalo yang disiapkan ibu-ibu KKIG. Dari kue tradisional hingga hidangan utama, semuanya menjadi perekat kebersamaan warga rantau.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semangat silaturahmi dan syukuran dapat terus terjaga, membawa keberkahan bagi warga Gorontalo di tanah rantau sekaligus berkontribusi positif bagi pembangunan di Papua Tengah.













