>

Kasus Togel Nabire: Penjual Tegaskan Tak Libatkan Kapolres, Polisi Ingatkan UU ITE

By BusurNabire.id
Senin, 25 Agustus 2025 02:55 WIB | 401 Views
Kasus Togel Nabire: Penjual Tegaskan Tak Libatkan Kapolres, Polisi Ingatkan UU ITE (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID -Nabire| Polemik terkait penjual togel di Kabupaten Nabire memanas setelah muncul isu yang mengaitkan aktivitasnya dengan institusi kepolisian. Isu ini mencuat usai terjadi perdebatan antara penjual togel tersebut dan sekelompok pemuda di lokasi penjualannya, yang memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat.

Merespons kabar yang beredar, penjual togel itu akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa tidak pernah menyebut atau membawa nama Kapolres Nabire dalam perdebatan tersebut.

Kasus Togel Nabire: Penjual Tegaskan Tak Libatkan Kapolres, Polisi Ingatkan UU ITE (Foto: Busur Nabire)

“Dalam perdebatan itu saya hanya membicarakan soal usaha saya. Tidak pernah sekalipun saya menyebut atau melibatkan nama Kapolres,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (25/8/2025).

Ia mengaku perlu memberikan klarifikasi karena informasi yang salah dapat memicu kesalahpahaman publik.

“Kalau ada yang menyebut-nyebut nama Kapolres, itu bukan dari saya. Jangan salah paham. Saya tidak pernah kaitkan usaha saya dengan pihak kepolisian,” tambahnya.

Meski memberikan klarifikasi soal isu nama Kapolres, aktivitas togel tetap dianggap melanggar hukum. Kasat Reskrim Polres Nabire, AKP Bertu Haridyka, STK, SIK, MH, menegaskan bahwa praktik perjudian, termasuk togel, adalah tindak pidana.

“Usaha perbuatan 303 tersebut melanggar hukum dan yang bersangkutan telah kami tahan di Polres Nabire untuk proses lebih lanjut,” tegas Kasat Reskrim saat di temui awak media

AKP Bertu Haridyka juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam menyebarkan informasi di media sosial. Ia mengutip Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang melarang penyebaran informasi bermuatan penghinaan atau pencemaran nama baik, dengan ancaman pidana hingga 4 tahun dan/atau denda Rp750 juta sesuai Pasal 45 ayat (3).

“Kalau ada yang menuduh tanpa bukti lalu disebarkan di media sosial, itu bisa dikategorikan pencemaran nama baik. Jangan fitnah. Mari kita hargai hukum,” ujarnya.

Baca Juga  Irwasda Polda Papua Tengah Pimpin Tabur Bunga di Laut untuk Hormati Jasa Pahlawan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap pernyataan yang dipublikasikan memiliki konsekuensi hukum. Tuduhan tanpa dasar dapat merugikan individu dan memicu proses pidana.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup