Janji Tak Ditepati, Pemilik Lahan Kunci UPTD Puskesmas Yaro dengan Pemalangan

By BusurNabire.id
Selasa, 19 Agustus 2025 08:40 WIB | 296 Views
Janji Tak Ditepati, Pemilik Lahan Kunci UPTD Puskesmas Yaro dengan Pemalangan (foto: Istimewa)

NEWS BUSURNABIRE.ID – Nabire | Aksi pemalangan kembali terjadi di UPTD Puskesmas Yaro, Kabupaten Nabire. Yosepa Yoani, pemilik lahan yang hingga kini belum menerima ganti rugi, menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan bukan untuk menghalangi pelayanan kesehatan, melainkan sebagai bentuk tuntutan haknya yang tak kunjung dipenuhi.

Janji Tak Ditepati, Pemilik Lahan Kunci UPTD Puskesmas Yaro dengan Pemalangan (foto: Istimewa)

“Ini sudah kali kedua saya melakukan pemalangan. Karena memang ada janji dari Bupati sendiri bahwa hari Selasa masalah ganti rugi ini diselesaikan. Dari pagi sampai setengah dua siang kami menunggu, tapi tidak ada kepastian,” ujar Yosepa kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).

Menurut Yosepa, kesepakatan pembayaran ganti rugi lahan disampaikan langsung oleh Bupati Nabire dalam pertemuan pada Jumat pekan lalu. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, persoalan tak juga dituntaskan.

“Saya sudah katakan, kalau hari Selasa tidak diselesaikan, saya akan palang kembali. Sampai dibayar baru saya buka,” tegasnya.

Pemalangan dilakukan dengan memasang kayu dan slot di pintu ruang serta akses utama menuju UPTD Puskesmas Yaro. Meskipun demikian, Yosepa mengaku tidak berniat mengganggu pelayanan kesehatan, hanya menuntut hak ganti rugi yang seharusnya ia terima.

“Harapan saya, secepatnya dibayar supaya Puskesmas ini bisa berjalan normal seperti biasa. Kalau soal masyarakat Yaro yang juga butuh pelayanan, saya ini juga korban. Jadi semua kembali ke Bupati yang harus menyelesaikan,” tambahnya.

Yosepa menegaskan, dirinya tidak menginginkan masalah ini berlarut-larut. Ia hanya menginginkan kepastian dari pemerintah daerah agar persoalan ganti rugi lahan UPTD Puskesmas Yaro segera dibayarkan sesuai kesepakatan.

“Yang saya harapkan hanyalah penyelesaian dengan adil dan tepat waktu,” pungkas Yosepa.

Kasus pemalangan UPTD Puskesmas Yaro menjadi sorotan publik karena menyangkut hak pemilik lahan dan kepentingan masyarakat luas dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Bupati Nabire, segera menuntaskan persoalan ini agar aktivitas pelayanan di Puskesmas Yaro dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan.

Baca Juga  Gelora Pemekaran Menguat, Warga Moni Satukan Suara Dorong DOB Kabupaten Moni

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup