Mendes Yandri Susanto Tegaskan Papua Tak Pernah Dianaktirikan, Bangun dari Kampung untuk Indonesia

By BusurNabire.id
Selasa, 12 Agustus 2025 10:59 WIB | 230 Views
Mendes Yandri Susanto Tegaskan Papua Tak Pernah Dianaktirikan (Foto: BusurNbabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Suasana penuh semangat menyelimuti tatap muka Pemerintah Pusat bersama masyarakat Papua Tengah di Nabire, Selasa (12/8/2025). Kehadiran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Menteri Koperasi, dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi momentum penting memperkuat sinergi membangun kampung-kampung di Papua sesuai visi besar Presiden RI Prabowo Subianto.

Rangkaian kunjungan dimulai sehari sebelumnya, Senin (11/8/2025), saat rombongan pejabat tiba di Bandara Douw Aturure Nabire. Dari bandara, mereka langsung menuju Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire Barat, untuk melakukan penanaman bibit jagung bersama kelompok petani.

Kunjungan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya poin ke-6: membangun dari desa atau kampung.

Mendes Yandri Susanto Tegaskan Papua Tak Pernah Dianaktirikan, Bangun dari Kampung untuk Indonesi

Dalam sambutannya, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menegaskan bahwa Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional.

“Membangun kampung-kampung di Papua sejatinya adalah membangun Indonesia. Papua adalah kebanggaan dan kejayaan kita semua,” ujar Yandri disambut tepuk tangan peserta.

Ia memaparkan, alokasi Dana Desa untuk seluruh wilayah Papua mencapai hampir Rp6,5 triliun per tahun, dengan Papua Tengah menerima Rp1,089 triliun pada 2025, meningkat Rp50 miliar dibanding tahun sebelumnya.


Kementerian Desa, lanjut Yandri, tengah memperkuat Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) di 16 kabupaten sasaran, termasuk Papua Tengah, sebagai upaya menggerakkan perekonomian desa dan menekan angka kemiskinan.

Selain itu, program strategis seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Siang Bergizi Gratis diharapkan menjadi penggerak ekonomi berbasis kampung.

“Dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kita bukan superman, tetapi super team,” tegasnya.


Menutup sambutannya, Yandri menepis anggapan bahwa pemerintah pusat mengabaikan Papua.

Baca Juga  Gelora Pemekaran Menguat, Warga Moni Satukan Suara Dorong DOB Kabupaten Moni

“Jakarta tidak pernah punya niat sedikit pun untuk menganaktirikan Papua. Mari kita rawat tanah Papua, mari kita bangun dari kampung demi Indonesia yang kita cintai,” tandasnya.

Acara ini dihadiri tokoh penting nasional dan daerah, termasuk Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, Kepala BGN Prof. Dadan Hindayana, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Bambang Trisnohadi, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfarid Papare, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Fredy Marisca, Wakil Ketua II DPR Papua Tengah Petrus Wanimbo, Ketua Majelis Rakyat Papua Tengah, jajaran DPRD, seluruh bupati se-Papua Tengah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan organisasi pemuda.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup