>

Warga Nabire Menjerit: Begal Merajalela, Pejabat Daerah Bungkam!

By BusurNabire.id
Rabu, 6 Agustus 2025 10:42 WIB | 554 Views
Warga Nabire Menjerit: Begal Merajalela, Pejabat Daerah Bungkam! (foto: itimewa)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE |Keresahan warga Kabupaten Nabire kian memuncak seiring maraknya aksi begal yang terjadi belakangan ini. Dalam sebuah voice note yang beredar luas di grup media sosial WhatsApp yang peduli terhadap kondisi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), seorang warga menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap sikap diam para pemimpin daerah.

Warga Nabire Menjerit: Begal Merajalela, Pejabat Daerah Bungkam! (Foto: Itimewa)

“Harusnya itu Bupati kah, Gubernur kah, itu dong yang bikin statement tegas untuk lawan begal-begal ini!” ujar suara dalam rekaman berdurasi hampir dua menit itu, yang kini menjadi viral di kalangan masyarakat Nabire.

Warga tersebut mengungkapkan betapa aparat kepolisian terus-menerus menjadi tumpuan harapan, sementara para pejabat tinggi daerah seperti Bupati dan Gubernur tidak pernah mengeluarkan satu pun pernyataan resmi yang menunjukkan sikap tegas terhadap kejahatan jalanan tersebut.

“Korban sudah banyak, tapi tidak ada tindakan atau pernyataan tegas sama sekali dari pejabat-pejabat itu. Mereka seperti pura-pura tuli dan buta,” ujarnya.

Tak hanya meminta tanggapan, warga tersebut bahkan memberikan solusi konkret. Ia mengusulkan agar unsur kepala suku, kepala desa, hingga Kapolres dikumpulkan dalam satu forum khusus untuk membahas dan melawan fenomena begal secara menyeluruh.

Salah satu poin penting yang disorot adalah adanya kecenderungan masyarakat melindungi pelaku begal hanya karena alasan kekerabatan. Fenomena ini, menurut warga tersebut, justru membuat para pelaku merasa kebal hukum dan semakin berani melakukan aksinya.

“Susah di Nabire ini. Ada begal, ketahuan, tapi malah keluarganya yang lindungi. Korban bisa-bisa disalahkan. Keluarga besar mereka juga ikut melindungi, makanya begal tidak takut siapa-siapa, bahkan polisi,” katanya dengan nada kesal.

Warga itu juga menyerukan agar masyarakat, baik pendatang maupun masyarakat asli, bersatu melawan aksi kriminalitas ini. Ia menegaskan bahwa begal tidak memandang suku, agama, atau latar belakang sosial, karena itu upaya melawannya harus dilakukan bersama.

Baca Juga  John Gobai Bongkar Kunci Pemerataan Papua Tengah: Pemda harus membeikan Subsidi Pesawat Perintis layani Pegunungan

“Begal itu tidak memandang suku. Jadi kalau ketahuan, jangan dilindungi. Ambil tindakan tegas. Jangan biarkan keluarga besar lindungi pelaku,” tegasnya.

Pernyataan warga tersebut mengandung kritik tajam yang mencerminkan kekecewaan banyak warga terhadap kurangnya kepedulian dan tindakan nyata dari pimpinan daerah.

“Harusnya kumpulkan semua stakeholder, dari kepala desa terkecil sampai kepala suku. Biar tahu ini masalah serius. Jangan hanya polisi terus yang kerja. Pejabat-pejabat jangan diam,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah terkait peningkatan kasus begal dan keresahan warga.

Masyarakat kini menanti sikap tegas dan nyata dari para pemimpin daerah. Kebutuhan akan langkah konkret seperti penyuluhan hukum, patroli rutin, serta kebijakan terpadu yang melibatkan semua elemen masyarakat sangat mendesak untuk segera direalisasikan.

Warga tidak hanya ingin melihat polisi bekerja di lapangan, tetapi juga ingin mendengar suara moral dan politik dari para pejabat publik yang selama ini mereka pilih.

“Setidaknya kalau pejabat juga bersuara, masyarakat bisa merasa tidak sendiri. Kami ingin pemimpin yang hadir saat situasi genting, bukan hanya saat upacara,” tutupnya.

Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan rekaman suara warga yang diterima oleh redaksi Busur Nabire melalui grup media sosial publik Whatsap. Identitas pengirim tidak disebutkan demi menjaga privasi, namun isi pesannya merefleksikan jeritan hati warga yang merindukan rasa aman.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup