NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Di tengah kekhawatiran warga atas maraknya aksi kriminal, khususnya begal yang makin meresahkan, Forum Komunikasi Anak Cucu Perintis Pembangunan (FKACP) Kabupaten Nabire menunjukkan langkah nyata.
Senin 4 agustus 2025 Bertempat di kediaman tokoh inisiator, Bapak Piter Worabay, FKACP menggelar rapat perdana sebagai awal dari gerakan besar yang menggugah nurani: mendirikan Posko Relawan Melawan Begal.

FKACP bukan sekadar forum biasa. Ia lahir dari semangat darah perjuangan, dari keturunan orang-orang yang dahulu membangun Nabire dari nol — menebang hutan, membuka jalan, membangun kota. Kini, anak cucu mereka bersatu, memikul tanggung jawab baru: menjaga keamanan Nabire dari ancaman kriminal yang terus membayangi masyarakat.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. FKACP siap turun langsung membantu pihak Kepolisian sebagai bentuk kepedulian terhadap tanah ini,” tegas salah satu tokoh FKACP dalam rapat yang penuh semangat dan keharuan.
Langkah awal FKACP adalah membentuk Posko-Posko Relawan di titik-titik rawan kriminalitas. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi dan penjagaan sukarela yang bersinergi dengan aparat keamanan.
Piter Worabay, anggota DPR Papua Tengah sekaligus penggagas FKACP, menyampaikan bahwa deklarasi pendirian posko akan dilakukan pada Sabtu pagi mendatang, sebagai simbol kebangkitan moral anak-anak Nabire.
“Kalau orang tua kita dulu bisa tebang pohon, bangun kota ini dari kayu dan tanah, masak kita anak cucunya tidak mampu melawan begal?” ucap Piter penuh semangat. “Kami akan siapkan makan, minum, dan fasilitas jaga malam bahkan kalau perlu kita gotong papan satu-satu untuk bangun posko. Ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol tekad.”
FKACP juga berkomitmen untuk menyosialisasikan gerakan ini secara luas. Seluruh anggota forum diimbau fokus pada satu suara: menyelamatkan Nabire dari kejahatan jalanan. Tak ada lagi ruang untuk diam. Dari Legari hingga Wanggar, dari Nabire Barat sampai pusat kota, masyarakat akan diajak bahu membahu.
“Mari kita bersatu. Kita lawan begal. Ini bukan soal keberanian semata, tapi soal menjaga warisan leluhur, agar Nabire kembali aman, damai, dan layak bagi generasi yang akan datang,” tutup Piter dengan mata berkaca-kaca.
Forum Komunikasi Anak Cucu Perintis Pembangunan (FKACP) adalah wadah silaturahmi, solidaritas, dan perjuangan sosial yang dibentuk oleh keturunan para tokoh pelopor pembangunan Nabire. FKACP hadir untuk melanjutkan semangat pengabdian, menjaga nilai-nilai warisan leluhur, serta menjadi mitra aktif pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan masa depan daerah tercinta.













