>

Resmi Dihentikan! Starlink Tutup Pendaftaran Baru Di Indonesia, Ada Apa di Balik Keputusan Ini?

By BusurNabire.id
Minggu, 20 Juli 2025 09:59 WIB | 796 Views
Resmi Dihentikan! Starlink Tutup Pendaftaran Baru Di Indonesia, Ada Apa di Balik Keputusan Ini (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – INDONESIA | Layanan internet satelit Starlink milik miliarder teknologi Elon Musk resmi menghentikan sementara pendaftaran pelanggan baru di Indonesia sejak pertengahan Juli 2025. Keputusan ini mengejutkan publik, terutama masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang sangat bergantung pada internet satelit untuk pendidikan, layanan publik, bisnis digital, hingga aktivitas sosial.

Langkah ini terjadi meski Starlink Indonesia baru beberapa belas bulan beroperasi secara resmi sebagai penyelenggara telekomunikasi berlisensi. Kini, setiap calon pelanggan yang mencoba mendaftar hanya akan mendapati pesan bahwa area mereka “sudah penuh”.

Penjelasan Starlink soal kapasitas penuh dipertanyakan banyak pihak. Teknologi satelit orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO) yang diandalkan Starlink dikenal memiliki kemampuan dinamis dalam distribusi bandwidth. Kapasitas seharusnya bisa ditambah dengan menambah jumlah satelit di orbit.

Beberapa analis telekomunikasi Indonesia mencurigai bahwa penghentian ini bukan sekadar persoalan teknis, melainkan hasil dari tekanan bisnis dan regulasi.

“Starlink menjual internet langsung dari langit, tanpa perlu infrastruktur mahal seperti tower dan kabel. Ini membuat penyedia layanan lokal merasa terancam,” ujar seorang analis.

Yang paling menimbulkan kecemasan adalah paket Starlink Residential Lite. Dengan harga hanya Rp479.000 per bulan, pelanggan mendapat akses internet unlimited dengan kecepatan antara 50–100 Mbps, bahkan di daerah terpencil.

Resmi Dihentikan! Starlink Tutup Pendaftaran Baru Di Indonesia, Ada Apa di Balik Keputusan Ini (Foto: Busur Nabire)

Bandingkan dengan layanan fiber optik dan VSAT lokal yang bisa mematok harga 2–3 kali lipat, belum lagi keterbatasan kuota dan stabilitas jaringan.

Starlink menjadi disrupsi nyata bagi ekosistem bisnis internet lokal yang belum bisa menyamai efisiensi dan skalabilitas yang ditawarkan Starlink.

Dengan teknologi mutakhir, Starlink membawa harapan besar untuk mempercepat pemerataan akses digital di seluruh Indonesia. Namun, realitas di lapangan memunculkan friksi:

  • Apakah pemerintah harus membatasi Starlink demi melindungi operator lokal?
  • Ataukah mendorong adopsi teknologi global demi menjangkau semua warga?
Baca Juga  John Gobai Bongkar Kunci Pemerataan Papua Tengah: Pemda harus membeikan Subsidi Pesawat Perintis layani Pegunungan

“Teknologi seharusnya membantu rakyat, bukan dijegal karena tarik-menarik kepentingan bisnis,” kata seorang tokoh masyarakat Papua.

Masyarakat dari Papua Tengah, Kalimantan, hingga Maluku menyatakan kekecewaan atas penghentian pendaftaran Starlink. Bagi banyak warga di daerah ini, Starlink adalah satu-satunya akses internet yang stabil.

“Di kampung saya, tidak ada jaringan seluler sama sekali. Hanya Starlink yang bisa dipakai. Tapi sekarang kami tidak bisa daftar lagi,” ungkap seorang warga pedalaman Papua.

Hingga berita ini diterbitkan, Starlink Indonesia belum memberikan keterangan resmi. Para distributor juga belum bisa memastikan kapan pendaftaran dibuka kembali. Isu seputar pembatasan kuota nasional dan penertiban reseller ilegal pun turut mencuat.

Kondisi ini memperburuk ketidakpastian, terutama bagi masyarakat yang sangat membutuhkan akses digital untuk pendidikan, usaha, dan komunikasi dasar.

Banyak pihak berharap agar pemerintah Indonesia bersikap adil dan transparan dalam menangani situasi ini. Di tengah gencarnya transformasi digital nasional, menutup akses ke teknologi murah dan cepat justru bisa memperdalam kesenjangan digital.

Teknologi seperti Starlink seharusnya menjadi solusi digital nasional, bukan korban tarik-menarik kepentingan bisnis dan regulasi.

Ditulis oleh:
Wendy Eko Suswinarko
Pengamat dan Pekerja Informasi Teknologi

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup