NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire:|Sebanyak 17 tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nabire periode 2025–2030 resmi dilantik pada Rabu (28/5/2025). Pelantikan berlangsung di Aula Setda Kantor Bupati Nabire dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, mewakili Bupati Mesak Magai.

Pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Nabire Nomor 100.3.3.2-131–2025 oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Nabire, Akom Verry Yawan, SH, yang menetapkan struktur organisasi FKUB Nabire masa bakti 2025–2030.
Struktur Pengurus FKUB Nabire 2025–2030
Wakil Bupati Nabire ditetapkan sebagai Ketua FKUB, sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire menjabat Wakil Ketua, Kepala BKBP sebagai Sekretaris, dan Kabag Hukum Setda sebagai anggota.

Adapun jajaran anggota yang dilantik adalah:
- Ketua: Pdt. Mordekai M. Oilla, S.Th
- Wakil Ketua I: Pastor Yohanes Agus Setiyono, SJ
- Wakil Ketua II: Pdt. Julianus Johan Ajumi, S.Si, Teol
- Sekretaris: Waluyo, S.Pd
- Anggota: Pdt. Seprianus Ouduil, S.Th; Pdt. Dominggus P. Situru, S.Th., M.Pd; U.P Suiranto; I Gede Putra Wijaya, S.KM; Pdt. Otis Money, S.Sos, M.Si; Pdt. Konius Kogoya; Pdt. Didimus Maitindom; Pdt. Drs. Pilatus Sem Waromi, MM; Pdt. Neldy Lodewik Wukala, M.Min; Pastor Yohanes Adrianto Dwi Mulyono, SJ; Pdt. Yohan Imbiri, M.Th; K.H. Rohimin Abdurrahman; dan Suryono Al Farizi, S.Pd.I.
Setelah prosesi pelantikan, dilakukan penandatanganan berita acara sebagai tanda sahnya kepengurusan FKUB Kabupaten Nabire periode yang baru.

Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari, Bupati Nabire Mesak Magai menegaskan bahwa FKUB adalah wadah penting yang dibentuk pemerintah bersama masyarakat untuk merawat komunikasi dan keharmonisan antarumat beragama.
“FKUB adalah forum strategis dalam menjaga hubungan antarumat beragama yang rukun dan damai di Nabire. Kita bersyukur, selama ini tidak ada konflik keagamaan di daerah kita,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja pengurus FKUB sebelumnya yang telah membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial keagamaan, serta menghimbau kepada pengurus baru untuk terus menjalin kemitraan erat dengan pemerintah daerah.
“Kami berharap FKUB senantiasa menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kedamaian. Semua aspirasi yang disampaikan FKUB akan kami sampaikan kepada Bupati untuk ditindaklanjuti, demi mewujudkan Nabire yang aman dan lebih hebat.” Turupnya

Pelantikan FKUB Nabire ini turut dihadiri berbagai tokoh agama, pimpinan lembaga pemerintah, aparat keamanan, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Keberagaman para tokoh yang dilantik mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga kerukunan antarumat beragama di Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Nabire.

FKUB Nabire diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan lintas iman dan menjadi jembatan dialog dalam kehidupan bermasyarakat yang plural dan harmonis.













