NEWS.BUSURNABIRE.ID -Nabire : Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, memimpin langsung rapat evaluasi dan konsolidasi bersama jajaran pengurus dan ketua-ketua pilar/otonom, Sabtu (17/5), bertempat di kediamannya di Kelurahan Morgo, Nabire.

Dalam pertemuan tersebut, Burhanuddin menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi antarpengurus sebagai landasan utama dalam memperkuat eksistensi KKSS di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Ketua KKSS menyampaikan bahwa evaluasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebagai upaya menyelaraskan langkah dan memperbaiki hal-hal mendasar dalam tubuh organisasi.
“Kita harus bergerak dengan arah dan tujuan yang sama, menjaga semangat kebersamaan, dan memperbaiki kekurangan yang masih ada. Tanpa evaluasi yang jujur, kita akan sulit melangkah lebih jauh,” tegasnya.

Burhanuddin juga menyoroti pentingnya soliditas internal dan komunikasi aktif antar bidang serta pilar. Ia menekankan bahwa keberhasilan KKSS tidak terletak pada seberapa besar struktur yang dibangun, tetapi pada seberapa kuat komitmen dan kebersamaan para pengurus dalam menjalankan amanah.
“Jangan hanya duduk dalam struktur, tapi mari kita hidupkan peran masing-masing dengan semangat pelayanan,” ujarnya penuh semangat.
Di hadapan Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan para Ketua Pilar, Burhanuddin menekankan agar ke depan KKSS Nabire bisa tampil sebagai organisasi yang bukan hanya menjaga nilai-nilai budaya, tapi juga hadir sebagai solusi atas persoalan sosial masyarakat.
“Kita harus hadir di tengah warga, menjadi bagian dari jawaban atas kebutuhan mereka, bukan hanya saat seremonial,” ujarnya menutup pernyataan.
Rapat yang berlangsung hingga siang hari itu juga membahas sejumlah agenda strategis seperti program kerja lanjutan, penguatan kepengurusan, serta peningkatan peran generasi muda.
Sekretaris BPD KKSS Nabire, Ahsan Darmawan, SP., M.P., menambahkan bahwa rapat ini merupakan yang pertama dalam periode kepengurusan saat ini dan bertujuan untuk mengkoordinasikan seluruh elemen kepengurusan.
Ahsan juga menekankan pentingnya menjalankan organisasi berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta memanfaatkan grup komunikasi internal sebagai media koordinasi efektif.
Beberapa hal yang menjadi catatan penting dalam rapat ini antara lain:
1. Menjalankan organisasi sesuai AD/ART KKSS.
2. Menjadikan KKSS Nabire sebagai wadah kemaslahatan umat.
3. Mengkaji kebutuhan fasilitas umum seperti lahan pemakaman khusus KKSS.
4. Mendorong penyusunan program kerja yang berbasis syariat dan kebutuhan masyarakat.
Sebagai penutup, Ahsan menyampaikan harapannya agar Musyawarah Kerja BPD KKSS yang akan digelar pada 21 Juni 2025 di Asri Arena Jl. Kupang, Kali Susu, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire menjadi momentum penting dalam memperkuat dan memajukan organisasi ke depan.
“Mudah-mudahan musyawarah kerja nanti menjadi titik awal kemajuan KKSS Nabire. Kita kuat karena bersama, dan terus hidup karena saling menopang,” pungkasnya.

Rapat yang berlangsung hingga siang hari tersebut juga membahas berbagai hal strategis lainnya, termasuk rencana program kerja lanjutan, penguatan kepengurusan, serta peningkatan peran aktif generasi muda KKSS di Kabupaten Nabire. Setiap koordinator bidang turut diminta menyampaikan laporan dan rencana pengembangan unit masing-masing.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan bersama untuk menjaga konsistensi pertemuan dan komunikasi intensif antar pengurus. Ketua KKSS mengingatkan kembali bahwa organisasi ini hanya akan besar jika dijalankan bersama-sama, bukan oleh satu atau dua orang.
“Kita kuat karena bersama, dan kita terus hidup karena saling menopang,” pungkas H. Burhanuddin Pawennari.













