NEWS.BUSURNABIRE.ID– Mimika, Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday) 2025, Ketua Partai Buruh Kabupaten Mimika, Sirhan Salilama, mengajak seluruh buruh dan masyarakat Mimika untuk merayakan dengan cara yang damai, tertib, dan penuh semangat solidaritas.
Aksi ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa suara buruh Mimika akan lebih kuat didengar jika disampaikan dalam suasana yang harmonis dan aman.
“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga ketertiban dan keamanan, sehingga aspirasi kita bisa didengar dengan lebih jelas dan efektif,” ujar Sirhan Salilama, Ketua Partai Buruh Mimika.

Hari Buruh merupakan momen penting untuk menghargai perjuangan para pekerja di seluruh dunia. Oleh karena itu, Partai Buruh Mimika menyuarakan tiga tuntutan utama yang dianggap sangat penting untuk kemajuan kesejahteraan pekerja dan ketenagakerjaan di Kabupaten Mimika. Tuntutan pertama adalah penerapan Peraturan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral (UMS) yang sesuai dengan keputusan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
“Kami mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika untuk segera menyesuaikan penerapan UMK dan UMS, agar pekerja di Mimika dapat memperoleh upah yang layak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Sirhan Salilama.
Selain itu, tuntutan kedua yang disampaikan adalah perlunya penyelesaian pembangunan Gedung PHI (Peradilan Hubungan Industrial) di Kabupaten Mimika. Pembangunan gedung ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penyelesaian sengketa ketenagakerjaan dengan cara yang adil dan transparan.
“Penyelesaian sengketa ketenagakerjaan yang cepat, adil, dan transparan sangat penting untuk menciptakan keadilan bagi buruh dan perusahaan. Kami meminta Bupati Mimika untuk segera menyelesaikan pembangunan gedung ini,” lanjut Sirhan Salilama.
Tuntutan ketiga adalah peningkatan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan di Kabupaten Mimika, khususnya terkait dengan hak dana pensiun bagi pekerja yang memasuki usia pensiun.
“Kami mendesak Bupati Mimika untuk memastikan bahwa perusahaan yang ada di wilayah ini menjalankan kewajibannya dengan baik, khususnya dalam memberikan hak pensiun yang tepat waktu kepada pekerja yang memasuki masa pensiun,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sirhan Salilama juga menekankan pentingnya solidaritas dan persatuan di antara buruh dan masyarakat Mimika.
“Hari Buruh seharusnya menjadi ajang untuk mempererat hubungan antarwarga dan bukan menjadi ajang untuk provokasi atau tindakan anarkis. Pemuda, khususnya, memiliki peran penting dalam menjaga suasana aman dan damai, terutama dalam momen-momen seperti ini,” ujarnya.
Sebagai penutup, Sirhan Salilama mengajak seluruh masyarakat dan buruh untuk memperingati Hari Buruh Internasional 2025 dengan tertib, menjaga keamanan, dan menunjukkan bahwa buruh Mimika adalah buruh yang cerdas, kuat, dan bermartabat.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar aspirasi kita bisa disampaikan dengan lebih efektif, dan menunjukkan kepada dunia bahwa buruh Mimika adalah buruh yang mengutamakan kedamaian dan solidaritas,” pungkasnya.
Hal tersebut disampaikan dalam rilis kepada awak media hari ini, 30 April 2025, sebagai bentuk komitmen Partai Buruh Kabupaten Mimika dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan memastikan peringatan Hari Buruh 2025 berjalan aman dan tertib. Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Buruh 2025, Partai Buruh Kabupaten Mimika juga akan mengadakan audensi pada perayaan May Day 2025. Audensi ini akan dilaksanakan besok, Kamis, 1 Mei 2025, bertempat di Restoran Raja Ikan Bakar SP3 (RIB), Timika. Audensi ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi buruh secara langsung kepada pihak pemerintah dan memperkuat komunikasi antara buruh dan pemerintah daerah.
#HariBuruh, #Mayday2025, #BuruhMimika, #SirhanSalilama, #UpahMinimum, #GedungPHI, #PengawasanPerusahaan, #DanaPensiun, #Ketenagakerjaan, #SolidaritasBuruh, #PeringatanHariBuruh, #Mimika, #AudensiKetenagakerjaan, #PartaiBuruhMimika, #Timika













