
NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Marsel Asyerem resmi ditunjuk sebagai Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Nabire berdasarkan Surat Keputusan (SK) 100.3.3.2.1.7 Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Bupati Nabire.
Menanggapi amanah tersebut, Marsel menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Nabire atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa jabatan ini bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar dalam misi pelayanan kemanusiaan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Kabupaten Nabire yang telah mempercayakan saya untuk mengemban tugas sebagai Ketua KPA Kabupaten Nabire. Ini bukan hanya tentang jabatan, tetapi lebih kepada tanggung jawab besar dalam misi kemanusiaan,” ujar Marsel saat ditemui media di ruang kerjanya di Kantor DPRK Nabire.
Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Marsel akan menganalisis data terbaru terkait jumlah kasus HIV/AIDS di Nabire. Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat sekitar 10.000 kasus yang akan dikaji lebih lanjut guna menyusun strategi pencegahan yang lebih efektif.
“Data ini akan kami bedah dan kami tunjukkan kepada publik dalam bentuk analisis kuantitatif. Informasi yang dipublikasikan hanya berupa angka keseluruhan, tanpa menyertakan data sensitif seperti nama, alamat, atau NIK. Kami akan menganalisis berdasarkan jenis kelamin dan rentang usia, sehingga dapat diketahui pola penyebaran dan dirumuskan program yang tepat,” jelasnya keawak media saat di temui diruang kerjanya di Kantor DPRK Nabire, pada jumat (31/1/2025)
Marsel menegaskan bahwa program-program KPA Nabire akan difokuskan pada edukasi dan pencegahan berbasis data agar lebih tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa sasaran program KPA ke depan benar-benar tepat. Dengan pemetaan yang akurat, kita bisa menentukan langkah terbaik dalam menekan angka penularan HIV/AIDS. Harapan kami, sejalan dengan target nasional, pada tahun 2030 Indonesia bisa mencapai ‘Three Zero AIDS’, dan Nabire pun turut berkontribusi dalam pencapaian tersebut,” tambahnya.
Selain itu, Marsel mengapresiasi Ketua KPA sebelumnya, Paulah S. Pakage, atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menyosialisasikan bahaya HIV/AIDS kepada masyarakat selama satu tahun terakhir.
“Saya mengajak Ketua KPA sebelumnya, pemerintah, lembaga agama, LSM lokal, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS. Sinergi ini sangat penting demi mewujudkan Nabire menuju Three Zero AIDS 2030,” pungkasnya.













