NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire _ Papua Tengah | Kepala Suku Besar Moni Papua Tengah, Musa Kobogau, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan guna mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Ajakan tersebut disampaikan Musa Kobogau dalam kegiatan sosialisasi Kamtibmas yang dirangkaikan dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat Kampung Gerbang Sadu, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Senin (12/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.30 hingga 16.03 WIT tersebut dihadiri sekitar 20 warga setempat. Selain memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga stabilitas keamanan, kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan persaudaraan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Musa Kobogau menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Keamanan merupakan tanggung jawab kita semua. Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Suku Moni dan seluruh suku yang ada di Papua Tengah, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Musa Kobogau.

Musa Kobogau juga menyoroti berbagai bentuk tindak kriminalitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat, mulai dari penculikan, pemalakan, pemalangan jalan, penganiayaan, hingga pembunuhan yang dilatarbelakangi aksi perampasan kendaraan bermotor maupun harta benda.
Menurutnya, tindakan kriminal tidak hanya merugikan korban secara materi dan fisik, tetapi juga dapat menimbulkan ketakutan serta menghambat aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh warga agar menjauhi tindakan melanggar hukum dan tidak menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan persoalan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas, baik di lingkungan tempat tinggal maupun fasilitas umum.
Apabila menemukan tindakan mencurigakan atau mengetahui adanya tindak kriminalitas, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai ketentuan hukum.
“Jangan melakukan tindakan main hakim sendiri, menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, ataupun mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Musa Kobogau menekankan pentingnya peran tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan wilayah.

Menurutnya, keterlibatan para tokoh lokal memiliki peran strategis dalam mencegah potensi konflik sekaligus memperkuat komunikasi antara masyarakat dan aparat keamanan.
Ia mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kerja sama dalam menjaga lingkungan permukiman, gereja, tempat ibadah lainnya, fasilitas umum, serta lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Melalui komunikasi yang baik dan kepedulian bersama, berbagai potensi gangguan Kamtibmas diharapkan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.
Musa Kobogau juga menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya di Papua Tengah harus menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan, bukan menjadi sumber perpecahan.
“Mari kita menjaga persaudaraan, menghormati adat istiadat, menaati hukum, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif demi masa depan Papua Tengah yang lebih baik,” pesannya.
Selain menyampaikan imbauan Kamtibmas, Musa Kobogau melanjutkan kegiatan dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat Kampung Gerbang Sadu yang hadir dalam sosialisasi tersebut.
Pembagian bantuan ini menjadi bentuk kepedulian sosial kepada warga sekaligus melengkapi pesan kebersamaan yang disampaikan dalam kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, Musa Kobogau berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keamanan lingkungan, memperkuat solidaritas antarsesama, dan mengedepankan penyelesaian persoalan secara damai.

Ia kembali mengingatkan bahwa terciptanya keamanan dan ketertiban di Papua Tengah memerlukan kesadaran, tanggung jawab, serta kerja sama seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab kita bersama. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi dan memberkati kita semua,” tutup Musa Kobogau.
Kegiatan sosialisasi Kamtibmas dan pembagian sembako di Kampung Gerbang Sadu ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan, mencegah tindakan kriminalitas, dan mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Nabire serta wilayah Papua Tengah secara luas.













