NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire : Papua Tengah |Kepala Suku Nayak/Jayawijaya di Kabupaten Nabire, Piter Hubi, mengajak masyarakat Kampung Sanoba memperkuat keamanan lingkungan, menjaga persatuan, dan saling membantu menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan. Ajakan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dirangkaikan dengan pembagian sembako pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampung Sanoba, Distrik Nabire, sekitar pukul 17.00 WIT itu dihadiri sekitar 20 warga. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap keamanan lingkungan sekaligus membangun solidaritas dalam menghadapi kesulitan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Piter Hubi menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat. Ia mengajak warga, kepala suku, perangkat kampung, dan aparat keamanan untuk membangun komunikasi serta bekerja sama mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan kepada pihak berwenang. Warga perlu memberikan perhatian terhadap aktivitas mencurigakan, termasuk dugaan pencurian dan perilaku yang meresahkan masyarakat akibat konsumsi minuman keras di tempat umum.
Menurut Piter Hubi, masyarakat perlu menghindari tindakan main hakim sendiri dan mengutamakan penyelesaian masalah melalui jalur yang tepat. Ia berharap warga Kampung Sanoba terus menjaga suasana yang aman dan kondusif melalui sikap saling menghormati serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Selain itu, ia mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh provokasi maupun informasi yang belum jelas kebenarannya. Sikap kritis dalam menerima informasi dan menjaga persatuan menjadi bagian penting untuk mencegah kesalahpahaman yang dapat memicu konflik sosial.
Selain membahas keamanan, Piter Hubi menyoroti dampak musim kemarau berkepanjangan yang mulai dirasakan masyarakat. Sejumlah sumur warga dilaporkan mulai mengering sehingga kebutuhan air bersih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga.
Menghadapi kondisi tersebut, ia mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak dan membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Ia menilai semangat gotong royong sangat diperlukan agar masyarakat dapat menghadapi dampak kemarau dengan lebih baik.

Piter Hubi juga mengingatkan warga untuk mengurangi aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan asap dan memperburuk kualitas udara. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
Ia berharap warga tidak hanya berfokus pada kebutuhan keluarga masing-masing, tetapi juga memperhatikan kondisi tetangga yang membutuhkan bantuan. Dengan demikian, kebersamaan masyarakat tetap terjaga meskipun menghadapi keterbatasan air dan berbagai tantangan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga membagikan paket sembako kepada masyarakat yang hadir. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pokok warga sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya di Kabupaten Nabire.

Piter Hubi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas perhatian terhadap masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan bantuan sosial tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan bersama.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan serupa direncanakan berlangsung secara bergiliran dengan pengaturan dari pengurus Kerukunan Jayawijaya (RKJ). Melalui pola tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh kesempatan untuk mengikuti kegiatan dan merasakan manfaatnya secara lebih merata.
Pada akhir kegiatan, Piter Hubi mengajak masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya terus mengambil bagian dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah. Ia mendorong warga untuk membangun kerja sama dengan pemerintah dan aparat keamanan serta berpartisipasi dalam program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa keamanan, persatuan, dan kepedulian sosial memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembangunan. Masyarakat dapat berkontribusi melalui tindakan sederhana, seperti menjaga ketertiban, membantu tetangga, menghemat air, dan menyelesaikan persoalan secara damai.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana akrab, aman, dan tertib. Melalui sosialisasi kamtibmas dan pembagian sembako ini, Piter Hubi berharap masyarakat Kampung Sanoba semakin memperkuat solidaritas serta berperan aktif menjaga keamanan dan menghadapi dampak musim kemarau di Kabupaten Nabire.













