>

Wartawan CEPOS Mengaku Dilarang Masuk Liputan Rapat Banggar DPR Papua Tengah

By BusurNabire.id
Rabu, 23 September 2026 04:59 WIB | 5 Views
Nampak ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Tengah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (23/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

NEWS.BUSURNABIRE.ID -NABIRE | Papua Tengah | Jurnalis Cenderawasih Pos (CEPOS), Theresia F. Tekege, mengaku mengalami kendala saat hendak melakukan peliputan Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Tengah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (23/9/2026).

Theresia menyampaikan dirinya tidak diperkenankan masuk ke ruang rapat yang membahas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Papua Tengah Tahun Anggaran 2026 tersebut.

Nampak ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Tengah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (23/9/2026).  (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

Theresia tiba di Gedung DPR Papua Tengah sekitar pukul 13.00 WIT setelah menerima informasi jadwal rapat melalui ruang press room Papua Tengah. Namun, rapat yang dijadwalkan berlangsung siang itu baru dimulai sekitar satu jam lebih setelah dirinya berada di lokasi.

Sambil menunggu rapat dimulai, Theresia mengisi daya telepon selulernya di salah satu ruangan kantor DPR Papua Tengah. Setelah melihat sejumlah pimpinan dan anggota DPR Papua Tengah mulai memasuki ruang rapat, ia kemudian berupaya masuk untuk menjalankan tugas jurnalistiknya.

Saat berada di depan pintu ruang rapat, Theresia menanyakan kepada salah satu staf DPR Papua Tengah terkait akses masuk ke ruangan tersebut.

“Saya bukan ajudan, saya wartawan,” ujar Theresia saat menjelaskan identitasnya.

Namun, menurut pengakuannya, staf tersebut tetap menyampaikan bahwa wartawan tidak diperbolehkan masuk ke ruang rapat.

“Wartawan juga tidak boleh masuk,” kata staf DPR Papua Tengah tersebut sebagaimana disampaikan Theresia.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian sejumlah jurnalis yang berada di lingkungan DPR Papua Tengah. Mereka mempertanyakan mekanisme akses peliputan bagi wartawan, khususnya dalam kegiatan lembaga legislatif yang berkaitan dengan pembahasan kebijakan publik.

Salah satu jurnalis menyebut persoalan serupa sebelumnya pernah terjadi dan telah mendapat teguran dari pimpinan DPR Papua Tengah. Ia berharap kejadian terkait akses peliputan tidak kembali terulang.

Baca Juga  Klarifikasi Polemik “Makimi Lapar”, Maria Erari: Itu Jeritan Ekonomi Tiga Suku, Bukan Menghina Tanah Kelahiran

“Padahal sebelumnya sudah ada teguran dari pimpinan DPR karena kasus yang kurang lebih sama,” ungkap salah satu jurnalis.

Jurnalis lainnya juga menyayangkan sikap petugas yang dinilai belum memberikan ruang yang jelas bagi wartawan dalam menjalankan fungsi peliputan.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPR Papua Tengah terkait alasan wartawan tidak diperkenankan memasuki ruang rapat Banggar tersebut.

Theresia masih berada di Gedung DPR Papua Tengah untuk menunggu perkembangan dan informasi lebih lanjut terkait pelaksanaan rapat.

Rapat Banggar DPR Papua Tengah bersama TAPD sendiri menjadi agenda penting karena membahas perubahan arah kebijakan anggaran daerah untuk Tahun Anggaran 2026.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup