NEWS.BUSURNABIRE.ID — NABIRE, PAPUA TENGAH — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Nabire bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nabire, DLHKP Provinsi Papua Tengah, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire resmi membuka rangkaian kegiatan RRI Fest Nabire 2026 dengan mengusung semangat kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Pembukaan RRI Fest 2026 berlangsung di kawasan Pantai Nabire, Jumat (4/9/2026), ditandai dengan kegiatan aksi bersih-bersih pantai, penyerahan bibit pohon, serta edukasi pengelolaan sampah plastik dan sampah anorganik.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI) sekaligus menyambut HUT ke-81 TNI Angkatan Laut, dengan mengangkat tema nasional “Harmoni dalam Aksi, Bersama Membangun Negeri” serta pesan lingkungan “Kurangi Sampah Plastik, Dimulai dari Diri Sendiri.”

Ketua Panitia RRI Fest Nabire 2026, Jodefri Panjaitan, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir Nabire.
“RRI Fest 2026 ini memiliki beberapa rangkaian kegiatan. Pada pembukaan kami melaksanakan aksi bersih pantai, penyerahan 300 bibit pohon, serta edukasi pemilahan sampah plastik dan sampah anorganik,” ujar Jodefri.
Jodefri menjelaskan, rangkaian RRI Fest 2026 tidak hanya berhenti pada kegiatan bersih pantai. Panitia juga telah menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Salah satunya melalui kegiatan Car Free Day (CFD) yang akan dilaksanakan di Jalan Pepera. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat akan diajak mengikuti senam sehat bersama, pameran UMKM, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Di CFD nanti masyarakat dapat mengikuti senam sehat, melihat produk UMKM lokal, sekaligus mendapatkan layanan kesehatan gratis,” jelasnya.
Sementara itu, puncak kegiatan RRI Fest 2026 akan berlangsung pada 11 September 2026 bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RRI. Pada agenda tersebut, panitia menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan kegiatan donor darah.
Pelaksanaan RRI Fest Nabire 2026 menjadi bukti kuatnya sinergi antara lembaga penyiaran publik, aparat pertahanan, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Jodefri menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama TNI Angkatan Laut, DLHKP Provinsi Papua Tengah, dan DLH Kabupaten Nabire.
“Kami berkolaborasi dengan Angkatan Laut, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten. Harapannya ke depan semakin banyak pihak yang ikut terlibat,” katanya.
Menurutnya, RRI Fest bukan hanya agenda tahunan, tetapi menjadi ruang bersama untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
“Kepedulian lingkungan bukan hanya tugas RRI, wartawan, maupun TNI Angkatan Laut, tetapi tanggung jawab seluruh warga Nabire,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, RRI Nabire juga mengajak masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan sederhana, yaitu membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Jodefri mengingatkan bahwa sampah plastik membutuhkan waktu lama untuk terurai sehingga dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan, terutama kawasan pesisir dan laut.
“Kami sudah memulai dari RRI Nabire bersama Angkatan Laut untuk peduli lingkungan. Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga kebersihan Kota Nabire dengan tidak membuang sampah plastik sembarangan,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga lingkungan harus dimulai dari kesadaran pribadi agar Nabire tetap menjadi daerah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Selain aksi bersih pantai, RRI Nabire juga menunjukkan komitmen penghijauan melalui pembagian bibit pohon kepada peserta kegiatan.

Sebanyak 300 bibit pohon diserahkan kepada masyarakat dan peserta yang hadir dalam pembukaan RRI Fest 2026. Selain itu, RRI Nabire juga menyiapkan program penghijauan di kawasan pemancar RRI yang berada di Wadio.
“Untuk pembagian pohon, kami bagikan kepada peserta sebanyak 300 bibit. Kami juga akan melakukan penghijauan di lokasi pemancar RRI Wadio dengan menanam sekitar 50 pohon,” ungkap Jodefri.
Melalui pelaksanaan RRI Fest Nabire 2026, RRI berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat.
Dengan kolaborasi antara RRI, TNI AL, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat, Nabire diharapkan semakin bersih, hijau, dan menjadi daerah yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.













