NEWS.BUSURNABIRE.ID, NABIRE —Papua Tengah | Sebanyak 593 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan sekaligus memberikan pelayanan terhadap kegiatan penyampaian aspirasi aksi damai di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel konsolidasi yang dipimpin langsung Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., S.H.,MH., CPHR.

Apel konsolidasi digelar sebagai langkah awal memastikan seluruh unsur pengamanan memahami tugas, posisi penempatan, serta pola pelayanan selama berlangsungnya penyampaian aspirasi oleh Front Peduli Alam dan Manusia Mee Wilayah Simapitowa Kabupaten Nabire.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung secara aman dan tertib, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di wilayah Nabire tetap kondusif.
Dalam apel tersebut, Kapolres Nabire melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel gabungan yang akan diterjunkan ke sejumlah lokasi pengamanan.
Jumlah personel yang dilibatkan dalam pengamanan mencapai 593 anggota gabungan. Mereka berasal dari sejumlah unsur keamanan dan pemerintahan, termasuk Odc, Yon A, Korbrimob III, Kodim, Lanal, Denzipur, serta Satpol PP Provinsi.

Kehadiran personel lintas institusi tersebut disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan situasi di lapangan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang mengikuti maupun berada di sekitar lokasi kegiatan.
Polres Nabire bersama unsur terkait juga telah menyusun pola penempatan personel berdasarkan titik-titik yang dinilai membutuhkan pengamanan dan pengawasan.
Sejumlah personel gabungan ditempatkan pada beberapa titik strategis di Kabupaten Nabire. Lokasi tersebut meliputi Pasar Karang, Adamant, DPR Provinsi, Perempatan BMW, dan Pasar Bumi Raya.
Penempatan di sejumlah titik tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus menjaga aktivitas masyarakat dan arus pergerakan di sekitar lokasi tetap terkendali.
Dengan pola pengamanan yang telah disiapkan, setiap personel diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing
Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan kesiapsiagaan, koordinasi dan komunikasi selama menjalankan tugas pengamanan.

Pendekatan humanis menjadi salah satu penekanan utama dalam pelaksanaan tugas. Personel diminta tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan secara profesional kepada masyarakat.
Penyampaian aspirasi merupakan bagian dari ruang masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Karena itu, pengamanan dilakukan dengan tetap memperhatikan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Setiap personel harus memahami tugasnya, menjaga komunikasi dan mengedepankan tindakan yang humanis, profesional serta terukur,” menjadi penekanan dalam kesiapan pengamanan tersebut.
Apel konsolidasi juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan. Koordinasi antarpersonel dinilai penting agar setiap perkembangan di lapangan dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Selain mengamankan jalannya kegiatan, personel gabungan juga diharapkan mampu menjaga agar masyarakat yang tidak terlibat dalam aksi tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman.
Polres Nabire berharap seluruh rangkaian aksi damai penyampaian aspirasi di Kabupaten Nabire dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Kesiapan ratusan personel tersebut sekaligus menunjukkan komitmen aparat keamanan untuk menciptakan suasana yang aman selama masyarakat menggunakan haknya dalam menyampaikan aspirasi.

Dengan koordinasi yang telah dilakukan, seluruh unsur pengamanan diharapkan dapat menjalankan tugas secara proporsional, mengutamakan pencegahan, serta menghindari tindakan yang dapat memicu ketegangan di lapangan.
Polres Nabire memastikan pengamanan dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan penghormatan terhadap masyarakat.
Seluruh personel yang telah ditempatkan di titik-titik pengamanan diharapkan mampu menjaga situasi Kabupaten Nabire tetap aman, tertib, lancar dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi selesai.













