>

Tonggak Sejarah Baru Abdul Rahim Nahkodai ICMI Papua Tengah periode 2025-2030

By BusurNabire.id
Sabtu, 8 November 2025 10:44 WIB | 227 Views
Tonggak Sejarah Baru Abdul Rahim Nahkodai ICMI Papua Tengah periode 2025-2030 (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Papua Tengah resmi dilantik pada Sabtu, 8 November 2025, bertempat di Aula RRI Nabire.

Pelantikan ini menandai babak baru bagi gerakan intelektual Muslim di Tanah Papua, khususnya di wilayah otonomi baru Provinsi Papua Tengah, dengan semangat menghadirkan kontribusi nyata dalam pembangunan moral, intelektual, dan sosial kemasyarakatan.

Kegiatan pelantikan mengusung tema besar “Menghadirkan Peran ICMI dalam Meneguhkan Komitmen Kebangsaan Menuju Papua Tengah Bermartabat.”.yang dipandu oleh MC, Hj.Satriani Ali, S.Pd.I diawali lanturan Ayat suci Alquran Rudi Letsoin

Pelantikan pengurus ICMI Papua Tengah masa bakti 2025–2030 dilakukan langsung oleh Bendahara Umum ICMI Pusat, Andi Irman Patiroi, S.E., M.M., yang hadir mewakili Ketua Umum ICMI Pusat, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si.

Surat Keputusan ICMI Nomor 015/SKO-P/ICMI/09/2025 tentang pengesahan struktur kepengurusan dibacakan oleh Ardi, S.T., dan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan serta penyerahan bendera organisasi kepada Ketua ICMI Papua Tengah, Dr. Abdul Rahim, S.Sy., S.Ag., M.H.

Acara pelantikan turut dihadiri Staf Ahli II Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Herman Karyame, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah, Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari, Ketua MUI Papua Tengah, Ketua FKUB, Ketua DMI, Ketua LPTQ, serta jajaran organisasi Islam dan tokoh masyarakat lintas profesi.

Kehadiran para tokoh lintas organisasi ini mencerminkan bahwa ICMI adalah rumah besar umat Islam, tempat berhimpunnya cendekiawan Muslim dari berbagai latar belakang dan ormas.

Dalam sambutan mewakili Ketua Umum ICMI Pusat Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., Bendahara Umum Andi Irman Patiroi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus ICMI Papua Tengah yang baru dilantik.

“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Semoga amanah yang diberikan pada sore hari ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Andi Irman mengawali sambutannya.

Baca Juga  Spektakuler! Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Mimika Lewat Bakti Kesehatan Gratis
Sambutan mewakili Ketua Umum ICMI Pusat Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., Bendahara Umum Andi Irman Patiroi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus ICMI Papua Tengah yang baru dilantik. (Foto: Busur Nabire)

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah yang diwakili oleh Staf Ahli II, Bapak Herman Karyame, serta kepada Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari, dan seluruh tokoh ormas Islam, Dewan Pakar, Dewan Penasehat, serta para undangan yang hadir.

“Kami juga mohon maaf karena sejatinya Ketum ICMI Pusat, Prof. Arif Satria, berencana hadir langsung. Namun beliau berhalangan karena agenda penting di tempat lain. Sebagai Bendahara Umum, saya diberi amanah untuk mewakili beliau di sini,” ungkapnya.

Dalam orasi kebangsaannya, Andi Irman mengupas makna mendalam tentang hakikat cendekiawan dan esensi ber-ICMI sebagaimana dipesankan oleh pendiri ICMI, almarhum B.J. Habibie.

“Kalau kita bertanya, apa makna ber-ICMI itu? Maka kita harus pahami terlebih dahulu apa arti menjadi cendekiawan. Cendekiawan itu bukan sekadar orang yang bergelar akademik tinggi, tetapi orang yang berpikir dan berkontribusi menyelesaikan persoalan bangsa,” jelasnya.

Mengutip pesan B.J. Habibie, ia menegaskan bahwa cendekiawan sejati adalah mereka yang berpikir, bertindak nyata, dan menghadirkan perubahan.

“Kita banyak memiliki orang pintar, tetapi belum tentu semua berkontribusi. Cendekiawan sejati tidak berpikir untuk dirinya sendiri, melainkan untuk kepentingan bangsa dan kemanusiaan,” lanjutnya disambut tepuk tangan hadirin.

Andi Irman juga menguraikan filosofi ICMI yang berdiri di atas tiga pilar utama: keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan. Ketiga prinsip ini menjadi panduan moral dan intelektual bagi seluruh pengurus dan anggota ICMI di seluruh Indonesia.

“ICMI berpikir dengan cara Islam yang rahmatan lil alamin, bertindak dengan cara keindonesiaan, dan selalu berlandaskan ilmu pengetahuan. Di situlah letak kekuatan kita memadukan IMTAQ dan IPTEK,” tegasnya.

Ia mengingatkan, ilmu pengetahuan tanpa iman dan takwa akan kosong, sementara keislaman tanpa ilmu pengetahuan akan kehilangan makna.

“Karena itu, IMTAQ dan IPTEK harus berjalan beriringan. Dua hal ini yang menjadi ruh perjuangan ICMI sejak didirikan oleh Bapak Habibie,” tandasnya.

Baca Juga  APRESIASI BESAR! Gubernur Meki Nawipa Wujudkan Sekolah Gratis Papua Tengah Bersejarah

Dalam sambutannya, Andi Irman menegaskan bahwa ICMI adalah wadah pemersatu, bukan organisasi eksklusif. Di dalam ICMI, berbagai unsur umat Islam dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), hingga berbagai partai politik dan ormas Islam lainnya, bersatu untuk membangun bangsa melalui pemikiran dan karya.

“ICMI adalah rumah besar umat Islam. Di dalamnya ada NU, ada Muhammadiyah, ada Golkar, PAN, PKB, dan berbagai unsur lainnya. Semua bersatu dengan semangat intelektual dan moral untuk berbuat bagi umat,” ujarnya.

Ia bahkan mendorong agar Ketua ICMI Papua Tengah merekrut tokoh-tokoh lintas ormas sebagai Dewan Penasehat atau Dewan Pakar, guna memperkuat jejaring intelektual di wilayah Papua Tengah.

Dalam arahannya, Andi Irman menyampaikan empat pesan strategis kepada pengurus baru ICMI Papua Tengah agar kiprah organisasi dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas.

 “ICMI harus aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, masjid, dan organisasi kemasyarakatan. Diskusi tematik adalah salah satu cara membangun sinergi yang produktif,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya menjadikan Nabire sebagai pusat literasi dan pengembangan intelektual muda di Tanah Papua.

“ICMI sering dianggap tempatnya orang-orang tua. Tapi di sini saya lihat pengurusnya muda-muda. Mari kita ubah persepsi itu. Jadikan ICMI tempat tumbuhnya generasi cendekia muda Muslim di Papua Tengah,” serunya.

ICMI diharapkan mampu menjadi pelopor kebangkitan ekonomi umat melalui program pendampingan halal, ekonomi kreatif, dan koperasi berbasis syariah.

“Program pendamping halal bisa menjadi gerakan dakwah ekonomi. Selain memberi nilai ibadah, juga berdampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” terang Andi Irman.

Ia menegaskan pentingnya ICMI beradaptasi dengan era digital.

“Kita harus punya database anggota, bidang keahlian, dan potensi yang ada. Dari sana kita bisa tahu sumber daya manusia terbaik di Papua Tengah dan mengoptimalkannya untuk pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga  Donny Umbora Puji Program TNI Manunggal Air, Sumur Bor Bawa Harapan Baru

Menutup sambutannya, Andi Irman mengajak seluruh pengurus ICMI Papua Tengah untuk aktif berorganisasi, dan berpartisipasi dalam Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Bali, 5–7 Desember 2025, yang akan dihadiri Presiden RI serta berbagai tokoh nasional.

“Kami bangga Orwil Papua Tengah menjadi bagian dari 51 Orwil ICMI yang telah resmi dilantik. Ini adalah langkah awal. Setelah ini mari aktif, karena ICMI adalah rumah kita bersama. Jadilah cendekiawan yang berpikir, bertindak, dan menginspirasi,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua ICMI Papua Tengah Dr. Abdul Rahim, S.Sy., S.Ag., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan komitmen seluruh pengurus untuk membawa semangat intelektual Muslim yang berkeadilan dan bermartabat di Tanah Papua Tengah.

“ICMI bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan moral dan intelektual. Kami ingin menjadikan ICMI Papua Tengah sebagai wadah berpikir dan berbuat bagi kemajuan umat dan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ICMI hadir untuk memperkuat nilai-nilai IMTAQ dan IPTEK dalam kehidupan sosial dan pemerintahan di Papua Tengah.

“Di Papua Tengah, toleransi bukan teori, melainkan praktik kehidupan sehari-hari. ICMI hadir untuk memperkuat harmoni itu,” katanya.

Abdul Rahim juga menambahkan bahwa setelah pelantikan, pihaknya akan segera menyusun program kerja strategis lima tahun ke depan, dengan fokus pada bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan ekonomi umat berbasis inovasi dan teknologi.

Pelantikan ICMI Papua Tengah tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi refleksi bagi kaum intelektual Muslim untuk meneguhkan komitmen kebangsaan dan memperkuat peran dalam pembangunan daerah.

Sebagaimana pesan B.J. Habibie yang kembali dikutip dalam acara tersebut:

“Ilmu pengetahuan tanpa iman dan takwa adalah buta, sedangkan iman dan takwa tanpa ilmu pengetahuan adalah lumpuh.”

Melalui semangat itu, ICMI Papua Tengah diharapkan menjadi motor penggerak transformasi sosial, intelektual, dan spiritual di wilayah tengah Tanah Papua.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup