NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Kabupaten Mimika berhasil keluar sebagai Juara Umum dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Nabire. Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor 01/Kep-DH/STQH-I/PPT/VII/2025 tanggal 13 Juli 2025, Mimika memperoleh skor tertinggi yakni 81 poin, menempatkannya di posisi puncak dari tujuh kabupaten peserta.
Ajang STQH pertama ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman serta toleransi beragama di Tanah Papua. Dewan Hakim yang diketuai oleh H. Soleman Letsoin, B.A., secara resmi menetapkan Mimika sebagai terbaik I, disusul oleh Kabupaten Nabire dengan 72 poin di posisi juara umum II, dan Kabupaten Puncak Jaya dengan 49 poin sebagai juara umum III.
| Peringkat | Kabupaten | Skor | Predikat |
|---|---|---|---|
| 1 | Mimika | 81 | Juara Umum I |
| 2 | Nabire | 72 | Juara Umum II |
| 3 | Puncak Jaya | 49 | Juara Umum III |
| 4 | Puncak | 37 | Harapan I |
| 5 | Dogiyai | 16 | Harapan II |
| 6 | Deiyai | 10 | Harapan III |
| 7 | Paniai | 4 |
Penilaian dilakukan berdasarkan jumlah total nilai dari seluruh peserta yang mewakili kabupaten masing-masing dalam berbagai cabang lomba, seperti tilawah, hifdzil Qur’an, hadits, dan karya tulis ilmiah hadis.
Penetapan Juara Umum ini bukan hanya mencerminkan prestasi, tetapi juga menunjukkan keberhasilan pembinaan Al-Qur’an di tingkat daerah. Kabupaten Mimika secara konsisten tampil unggul di berbagai kategori, termasuk Hifdzil Qur’an 20 Juz, 30 Juz, dan Tilawah, yang menjadi penyumbang poin terbanyak dalam klasemen akhir.
Saat ditemui usai menerima Piala Bergilir Provinsi Papua Tengah, Koordinator Kafilah Mimika, Drs. H. Muhammad Darwis, M.I.Kom, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak atas terselenggaranya acara ini.

“Kami kafilah Kabupaten Mimika mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah menjalankan STQH pertama ini. Semoga ke depannya kegiatan seperti ini terus ditingkatkan untuk membina generasi pecinta Al-Qur’an,” ujar Drs. Muhammad Darwis.
Drs. Darwis juga memberikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya Bupati dan Wakil Bupati dan seluruh jajaran terkait, atas dukungan, partisipasi, serta peran aktif dalam pengembangan LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) di Mimika.
“LPTQ Mimika berhasil membawa daerah ini meraih juara umum, baik di level Papua sebelumnya maupun kini di Papua Tengah,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, DPRP, serta MRP Papua Tengah yang telah mendukung penuh pelaksanaan STQH perdana ini, walaupun usia provinsi ini masih sangat muda.
Kafilah Mimika tidak berhenti di sini. Menurut Dr. Darwis, pihaknya akan segera melakukan Training Center (TC) selama dua bulan ke depan di Timika, sebagai bagian dari persiapan menuju ajang STQH Nasional yang akan digelar pada Oktober 2025 di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kota Kendari.
“Kami akan persiapkan anak-anak kami, terutama yang sudah lolos mewakili Papua Tengah ke tingkat nasional. Dari Mimika ada 5 orang, Nabire juga 5 orang, dan Puncak 2 orang. Ini bentuk komitmen kami dalam mencetak generasi Qur’ani,” tuturnya.
Ia juga menyebut bahwa Mimika mengikuti hampir semua cabang lomba seperti tilawah anak-anak dan dewasa, hafalan 1, 5, 10 hingga 30 juz, kecuali untuk cabang 30 juz dan hadis yang belum memiliki peserta dari Papua tahun ini.
Meski fokus utama saat ini adalah menghadapi STQH Nasional, Darwis mengungkapkan harapan besar agar para peserta Mimika mampu menembus hingga level internasional. Salah satu peserta tilawah dewasa putri disebutnya sangat potensial dan memiliki kemampuan luar biasa.
“Suaranya sangat merdu, layaknya qari internasional. Semoga dia bisa membawa harum nama Papua Tengah dan Mimika,” ucapnya optimis.
Dr. Darwis menambahkan, sepulang dari Nabire, tim kafilah akan segera bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk melaporkan capaian yang diraih. Ia berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan dukungan agar pembinaan Al-Qur’an di Mimika semakin maju dan berdaya saing nasional.
“Kita tidak bisa mendahului keputusan, tapi harapan kami pemerintah terus memberi ruang dan perhatian. Kami siap membawa Mimika dan Papua Tengah lebih baik ke depannya dalam bidang tilawatil Qur’an dan hadis,” pungkasnya.













