NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire bersama Dinas Peternakan Kabupaten Nabire menggelar Sosialisasi Pemeriksaan Ante Mortem dan Post Mortem Hewan Kurban serta Sosialisasi Hukum, Syarat, dan Hikmah Berkurban. Kegiatan ini dilaksanakan di Islamic Center Masjid Agung Al-Falah, Jalan Merdeka, Kabupaten Nabire. 20 mei 2025

Ketua Panitia, M. Sirin, S.H.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pengurus masjid dan panitia kurban mengenai pentingnya pemeriksaan hewan kurban dari sisi kesehatan dan syariat Islam.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi antara MUI, Dinas Peternakan, dan seluruh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang hadir. Harapan kami, kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan agar pelaksanaan ibadah kurban semakin baik dan sah sesuai tuntunan agama,” ujar M. Sirin.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Nabire, KH Rohimin Abdurrahman, yang membuka kegiatan secara resmi, menekankan bahwa ibadah kurban harus dilandasi ilmu agar tidak keluar dari koridor syariat.
“Ibadah yang tidak dilandasi ilmu bagaikan debu yang beterbangan. Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan hewan yang dikurbankan memenuhi syarat sah dan penyembelihannya sesuai syariat, agar kurban kita benar-benar diterima Allah SWT,” tegas KH Rohimin.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan DKM se-Kabupaten Nabire dan menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kurban di wilayah Papua Tengah.













