NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Nabire menyelenggarakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 pada Senin pagi, 20 Mei 2025. Upacara digelar dengan khidmat di halaman depan Kantor RRI Nabire, Jalan Merdeka No. 74, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Kepala Stasiun RRI Nabire, Malikam Sangaji, S.PT, bertindak sebagai pembina upacara. Sementara itu, Komanda upacara dipercayakan kepada Harry Gunawan.

Petugas pengibar bendera dalam upacara ini adalah Munira, Diana, dan Erika. Pembacaan naskah Undang-Undang Dasar 1945 dilakukan oleh Agnes Pratiwi, dan doa bersama dipimpin oleh Mega Febriani.
Upacara ini juga dirangkaikan dengan pembacaan sambutan resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, yang mengangkat tema nasional tahun ini:
“Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan.”

Dalam sambutannya, Menkomdigi yang di bacakan kepala RRI Nabire Malikam Sangaji, S.PT menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar peringatan historis, melainkan momentum untuk meneguhkan semangat persatuan dan keberanian dalam menghadapi tantangan zaman modern seperti disrupsi teknologi, krisis global, dan ketegangan geopolitik.
“117 tahun lalu, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing; bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri,” tegas Menkomdigi.

Beliau juga menyampaikan capaian awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam 150 hari pertama, seperti program makan bergizi gratis bagi 3,5 juta anak Indonesia, layanan kesehatan gratis, hingga pembentukan pusat-pusat pelatihan vokasi dan digital termasuk AI Centre of Excellence di Papua.
Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan, seusai upacara, keluarga besar RRI Nabire memberikan cendera mata kepada Kepala LPP RRI Nabire beserta istri, yang telah memasuki masa purna tugas. Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta upacara sebagai simbol kebersamaan dan semangat nasionalisme.

Peringatan Harkitnas ke-117 ini menjadi refleksi penting bagi seluruh insan RRI dan masyarakat Papua Tengah untuk terus menghidupkan semangat kebangkitan, berpijak pada nilai-nilai kebersamaan dan keberlanjutan menuju Indonesia yang lebih adil dan berdaya.













