>

Kajari Harun Sunadi: Kami Pahami Keresahan Nakes, Tapi Harus Tunggu Audit Inspektorat

By BusurNabire.id
Jumat, 28 Maret 2025 04:00 WIB | 533 Views
Mohammad Harun Sunadi, S.E., S.H., M.H., menanggapi aksi somasi yang dilayangkan oleh tenaga kesehatan (nakes) RSUD Nabire

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nabire, Mohammad Harun Sunadi, S.E., S.H., M.H., menanggapi aksi somasi yang dilayangkan oleh tenaga kesehatan (nakes) RSUD Nabire terhadap pihak rumah sakit terkait dugaan keterlambatan pembayaran hak mereka. Somasi tersebut diajukan setelah sejumlah tenaga kesehatan menggelar aksi di Kantor Kejaksaan Negeri Nabire, Jalan Merdeka, pada Kamis (27/3).

Kajari Nabire Mohammad Harun mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan ini dan tenaga kesehatan memberikan tenggat waktu satu bulan, dari 25 Maret hingga 25 April 2025,  untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Jika hingga batas waktu yang ditentukan pihak rumah sakit tidak memenuhi kewajiban mereka, tenaga kesehatan berencana menempuh jalur hukum, baik perdata maupun pidana.

“Kami masih menunggu hasil audit dari Inspektorat sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Jika hasil audit menunjukkan adanya indikasi pelanggaran, maka kami akan menindaklanjutinya sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Harun Sunadi kepada media.

Para tenaga kesehatan mengungkapkan bahwa mereka belum menerima pembayaran hak sejak beberapa bulan terakhir, termasuk dari akhir tahun 2024 hingga awal tahun 2025. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan tenaga medis dan berpotensi mengganggu layanan kesehatan di RSUD Nabire.

Mohammad Harun berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan tanpa menimbulkan polemik di media sosial. Kajari Nabire menegaskan bahwa langkah hukum akan diambil berdasarkan hasil audit Inspektorat sebagai acuan utama.

“Kami ingin memastikan semua pihak mendapatkan keadilan berdasarkan data dan hasil audit yang valid. Jika ditemukan ketidaksesuaian, kami akan bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambahnya.

Saat ini, Kejari Nabire masih menunggu hasil audit Inspektorat sebagai dasar untuk menentukan langkah hukum lebih lanjut. Harapan besar ada pada penyelesaian yang adil dan transparan, sehingga hak tenaga kesehatan dapat terpenuhi tanpa menimbulkan gejolak lebih lanjut.

Baca Juga  Irwasda Polda Papua Tengah Pimpin Tabur Bunga di Laut untuk Hormati Jasa Pahlawan

Dengan adanya pengawasan dari Kejaksaan, diharapkan kasus ini segera menemui titik terang dan tidak mengganggu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Nabire.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup