>

Peringati Hari Perempuan Internasional, Perempuan Papua Tengah Suarakan 11 Tuntutan untuk Kesetaraan Gender

By BusurNabire.id
Sabtu, 8 Maret 2025 10:11 WIB | 735 Views
Peringati Hari Perempuan Internasional, Perempuan Papua Tengah Suarakan 11 Tuntutan untuk Kesetaraan Gender

NEWS.BUSURNABIRE.ID -Nabire: Sejumlah perempuan yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan Papua Tengah menggelar aksi long march pada Sabtu, 8 Maret 2025, dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day). Aksi ini dimulai dari titik kumpul di Lampu Merah Kusuma dan berakhir di Lampu Merah depan Antonius, Jalan Merdeka, Nabire, Papua Tengah.

Aksi tersebut dipimpin oleh Koordinator Solidaritas Perempuan Papua Tengah, Paola Pakage, dan diikuti oleh puluhan perempuan yang membawa spanduk serta poster bertuliskan pesan-pesan kuat seperti “Hentikan Penindasan terhadap Perempuan dan Wujudkan Kesetaraan Gender”, “Stop Stigma dan Diskriminasi”, serta “Tingkatkan Inklusi Gender terhadap Waria”.

Wakil Koordinator Solidaritas Perempuan Papua Tengah, Melodi Gobai, membacakan pernyataan sikap di depan masyarakat yang melintasi jalan. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Hari Perempuan Internasional, yang diperingati setiap 8 Maret, adalah momentum bersejarah bagi gerakan perempuan di seluruh dunia untuk melawan penindasan yang dilanggengkan oleh sistem kapitalisme.

Berikut adalah poin-poin penting dari pernyataan sikap yang dibacakan:


Solidaritas Perempuan Papua Tengah mengecam praktik penindasan dan militerisme yang terus terjadi di Papua. Dalam laporan HAM berjudul “Stop Sudah”, tercatat 138 perempuan mengalami kekerasan seksual seperti perkosaan, perbudakan seksual, dan penyiksaan seksual, serta 98 perempuan mengalami kekerasan fisik, psikis, dan seksual dalam rumah tangga.

Kasus pembunuhan Ibu Tarina Murib di Sinak, Puncak Papua, pada 4 Maret 2023, disebut sebagai bukti nyata kekerasan militer terhadap perempuan Papua. Operasi militer di daerah seperti Nduga, Intan Jaya, Maybrat, Pegunungan Bintang, dan Yahukimo telah menyebabkan 60 ribu orang mengungsi, termasuk perempuan dan anak-anak yang harus menghadapi kondisi mengerikan seperti kelaparan, penyakit, dan melahirkan di tempat tidak layak.

Baca Juga  Semangat Kemerdekaan HUT ke-81 RI Bergema di Yonif TP 804/DBAY


Perempuan Papua juga terdampak oleh proyek-proyek strategis nasional (PSN) dan investasi yang merampas lahan adat, menghancurkan ekosistem, dan menyebabkan krisis pangan serta gizi buruk.


Kekerasan seksual secara virtual melalui media sosial dan penyebaran HIV/AIDS menjadi ancaman serius bagi perempuan Papua. Data menunjukkan total 23.042 kasus HIV/AIDS di Papua Tengah, dengan korban terbanyak adalah perempuan usia produktif.


Dalam pernyataan sikapnya, Solidaritas Perempuan Papua Tengah menuntut:

  1. Pengusutan tuntas kasus pembunuhan Mama Tarina Murib dan penarikan militer dari Kabupaten Puncak Papua.
  2. Penghentian kekerasan seksual terhadap perempuan dan hukuman berat bagi pelaku.
  3. Penghentian Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke yang merusak lingkungan.
  4. Penolakan terhadap Blok Wabu, penutupan PT. Freeport Indonesia (FI), BP Migas, dan perusahaan multinasional kapitalis di Papua.
  5. Penghentian diskriminasi terhadap perempuan di berbagai bidang kehidupan.
  6. Penyediaan pasar yang layak bagi mama-mama pasar Papua.
  7. Pemenuhan hak anak dan perempuan dalam kebijakan publik.
  8. Pemberian subsidi kesehatan bagi anak dan ibu hamil di Papua Tengah.
  9. Penghentian seksisme dan kebijakan patriarki dalam kebijakan publik.
  10. Penghentian kekerasan berbasis digital terhadap perempuan.
  11. Penanganan serius kasus HIV/AIDS yang mengancam generasi muda Papua.

Pernyataan sikap tersebut ditutup dengan tekad Solidaritas Perempuan Papua Tengah untuk terus melakukan perlawanan terhadap segala bentuk penindasan terhadap perempuan. Aksi ini menjadi bukti nyata komitmen perempuan Papua dalam memperjuangkan hak-hak mereka dan menuntut keadilan.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup