NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Silaturahmi bersama Aparat Keamanan, Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam, serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kabupaten Nabire. Acara ini berlangsung di Islamic Center, Jalan Merdeka, Kabupaten Nabire, pada Senin (10/2/2025).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Nabire, Muhammad Syarif, S.S., S.Pd. Turut hadir dalam pertemuan ini Wakapolres Nabire, Kompol Sofian C. A. Samakori, yang mewakili Kapolres Nabire, Ketua DKM Nabire H. Azis Baharuddin, S.Kom., serta pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Nabire.
Dalam rapat koordinasi ini, sejumlah agenda penting dibahas, terutama terkait dengan persiapan menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Ketua MUI Kabupaten Nabire, KH. Rohimin Abdur Rohman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Ormas Islam dan pimpinan pondok pesantren yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Jika sebelumnya pertemuan seperti ini hanya sebatas internal, maka mulai tahun ini jangkauannya diperluas agar dapat mencakup seluruh umat Islam serta pondok pesantren. Diharapkan koordinasi yang terjalin dapat terus berlanjut demi menjaga kebersamaan dan toleransi antarumat beragama,” ujar KH. Rohimin.
Sementara itu, Dewan Pertimbangan MUI Nabire yang diwakili oleh KH. Haji Mukromin juga memberikan arahan mengenai pentingnya koordinasi dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Nabire, Kompol Sofian C. A. Samakori, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat koordinasi ini. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mendukung kelancaran kegiatan ibadah selama bulan Ramadhan, baik di masjid-masjid maupun tempat ibadah lainnya.
“Kegiatan menjelang bulan suci Ramadhan harus segera dilaporkan apabila terdapat kendala. Kami siap memberikan pengamanan untuk memastikan seluruh kegiatan ibadah berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar Kompol Sofian.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa aparat keamanan akan melakukan penjagaan di berbagai tempat ibadah, termasuk masjid, gereja, dan pura, guna menjamin ketertiban dan keamanan selama bulan suci Ramadhan.

Rapat koordinasi ini juga membahas kebijakan terkait kedatangan penceramah dari luar Nabire. Ketua DKM Nabire, H. Azis Baharuddin, S.Kom., menekankan bahwa setiap DKM yang mendatangkan penceramah dari luar daerah harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan DKM Kabupaten Nabire. Selanjutnya, koordinasi akan diteruskan ke MUI Kabupaten Nabire guna memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan tertib dan sesuai aturan.
Rangkaian acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh KH. Muhammad Darwis, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nabire menjelang bulan suci Ramadhan.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan sinergi antara MUI, aparat keamanan, Ormas Islam, dan DKM semakin kuat dalam menjaga kondusivitas dan kelancaran pelaksanaan ibadah selama bulan suci Ramadhan 1446 H.













