>

Pj. Bupati Puncak Bantah Tuduhan Tak Tanggap Kasus HAM

By BusurNabire.id
Rabu, 2 Oktober 2024 01:57 WIB | 146 Views

NEWS.BUSURNABIRE.ID- NABIRE – Pj. Bupati Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, membantah keras tuduhan terkait pelanggaran HAM di Sinak. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan sangat menyesatkan publik secara keseluruhan.

Menurut Tabuni, Mis Murib, yang mengklaim sebagai Ketua Tim Investigasi, harus bertanggung jawab atas tuduhan tersebut. Tabuni menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar kuat dan merusak reputasinya.

Tabuni menegaskan, pemerintah selalu menjaga hubungan baik dengan penggiat HAM serta terbuka untuk berdialog. Ia juga menekankan pentingnya tidak menyebarkan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh pihak-pihak tertentu.

Meski ada dua orang yang menemui Tabuni di kediamannya, pertemuan tersebut tidak terkait pembahasan HAM. Menurut Tabuni, mereka hanya meminta bantuan dana tiket untuk keperluan pribadi pergi ke Jakarta.

Kedua orang tersebut menyebutkan tujuan ke Jakarta terkait kegiatan HAM, namun tidak menjelaskan detailnya. Tabuni mengatakan, mereka tidak membahas kasus HAM di Sinak yang menjadi fokus pemberitaan.

Kelompok yang mengaku sebagai Tim Investigasi HAM datang dari Mahasiswa Puncak se-Indonesia dan Lembaga Bantuan Hukum. Namun, Tabuni menegaskan, mereka hanya dua orang dan bukan bagian dari lembaga resmi.

Tabuni menilai pernyataan Mis Murib yang mengatakan dirinya tidak menanggapi sebagai pembohongan publik. Ia berencana memanggil Murib untuk mempertanggungjawabkan tuduhan yang mencemarkan nama baiknya sebagai Pj. Bupati.

Pemerintah Puncak selama ini telah bekerja sama dengan Komnas HAM dan penggiat kemanusiaan lainnya di Papua. Komunikasi yang baik dibangun untuk menyelesaikan berbagai masalah HAM di Tanah Papua.

Sebagai Pj. Bupati Puncak, Tabuni menyatakan bahwa pemerintah terbuka untuk dialog dengan berbagai kelompok. Ia juga menolak tuduhan bahwa pemerintah tidak responsif dalam menangani masalah HAM yang terjadi.

Baca Juga  John Gobai Usul Pelabuhan Pangkal Kapal Perintis di Nabire dan Mimika

Tabuni menegaskan, isu terkait permintaan dana tidak bisa dijadikan alasan menyerang pemerintah. Ia mengingatkan bahwa masalah HAM dan urusan pribadi harus dibedakan secara jelas dalam setiap narasi.

Ia meminta semua pihak berhati-hati dalam menyampaikan informasi agar tidak terjadi provokasi. Pemerintah Puncak selalu berkomitmen menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Puncak serta Tanah Papua.

Tabuni berharap tidak ada lagi berita atau informasi yang dapat memicu kesalahpahaman di publik. Pemerintah akan selalu bekerja sama dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas keamanan di Puncak.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup