NEWS.BUSURNABIRE.ID : Nabire,Papua Tengah | Program unggulan nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali beroperasi secara serentak di seluruh Indonesia mulai Kamis, 8 Januari 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut instruksi resmi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat tetap berjalan optimal di awal tahun.
Di Kabupaten Nabire, kesiapan pelaksanaan MBG dipastikan telah memasuki tahap akhir. Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BGN Nabire, Marsel Asyerem, menegaskan seluruh satuan pelayanan diwajibkan menuntaskan persiapan teknis paling lambat H-1 sebelum distribusi dimulai.

“Kami menindaklanjuti arahan Kepala Badan Gizi Nasional agar seluruh Kepala SPPG di Nabire memastikan pelayanan MBG sudah berjalan serentak pada 8 Januari 2026. Pembersihan dapur dan kesiapan logistik menjadi perhatian utama,” ujar Marsel Asyerem. saat di temui awak media Senin 5/01/2026
Pada tahap awal tahun 2026, penyaluran Makan Bergizi Gratis tetap memprioritaskan peserta didik di sekolah serta balita dan ibu di Posyandu. Fokus ini bertujuan mendukung peningkatan konsentrasi belajar anak usia sekolah sekaligus memperkuat intervensi gizi dalam upaya menekan angka stunting.
Menurut Marsel, keberlanjutan MBG menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam memperbaiki kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Khusus di wilayah Provinsi Papua Tengah, termasuk Kabupaten Nabire, SPPG BGN terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan distribusi MBG berjalan lancar tanpa kendala logistik maupun teknis. Selain itu, sosialisasi sistem dan tata kelola program juga terus diperkuat agar manfaat MBG tepat sasaran.
Program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat, baik peserta didik maupun masyarakat non-peserta didik yang membutuhkan dukungan gizi berkelanjutan.
Dengan kembali beroperasinya Pelayanan Makan Bergizi Gratis secara serentak, pemerintah optimistis kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di Papua Tengah, akan terus meningkat sepanjang tahun 2026.













