NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, ratusan perempuan yang tergabung dalam Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Papua Tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48, Sabtu (11/10/2025), di Aula LPP RRI Nabire.
Dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para perempuan Bugis-Makassar untuk memperkuat kontribusi mereka dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga bangsa.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Pawennari, yang hadir mewakili Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Tengah, H. Amirullah Hasyim, S.IP., M.M., serta mewakili Bupati Nabire. Turut hadir pula tokoh-tokoh masyarakat, pengurus IWSS, dan ketua-ketua pilar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) se-Kabupaten Nabire.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada IWSS yang selama hampir setengah abad menjadi wadah pemersatu dan pemberdaya perempuan Sulawesi Selatan di tanah Papua.
“Perempuan adalah tiang keluarga dan kekuatan bangsa. IWSS telah menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu berperan aktif dalam menjaga keharmonisan dan memajukan daerah,” ujar Burhanuddin disambut tepuk tangan peserta.

Ia mengingatkan, nilai-nilai luhur budaya Bugis-Makassar seperti Sipakalebbi (saling memuliakan), Sipakatau (saling menghormati), dan Sipakainge (saling mengingatkan) harus terus dijaga agar keharmonisan di tengah masyarakat Nabire tetap terpelihara.
“Jika tiga nilai ini kita pegang bersama, maka di mana pun kita berada, kita akan hidup rukun, damai, dan saling menghargai,” tambahnya.
Menurut Burhanuddin, IWSS tidak hanya menjadi tempat silaturahmi antarperantau, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan keteladanan bagi generasi muda.

“IWSS harus terus menjadi organisasi yang solid, tangguh, dan menjadi inspirasi bagi perempuan lain di Papua Tengah. Perempuan berdaya bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk keluarga dan masyarakat,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Di sela-sela sambutannya, Burhanuddin sempat mencairkan suasana dengan pantun khasnya:
“Berkumpul kita di hari ini, dengan senyum dan hati yang gembira.
Ibu-ibu hebat, kuat dan bijak, mari berbagi bahagia dan cinta.”
Pantun tersebut membuat suasana aula semakin hangat, disambut tawa dan tepuk tangan peserta yang hadir.

Di penghujung Sambutannya, Burhanuddin mengajak seluruh anggota IWSS agar terus berperan aktif mendukung program pemerintah dan menjadi bagian dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.
“Semangat Ewako harus terus hidup dalam diri perempuan Sulawesi Selatan di Nabire. Jadilah perempuan tangguh, berdaya, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Momen kebersamaan tersebut menegaskan bahwa meski jauh dari tanah kelahiran, semangat perempuan Bugis-Makassar di Nabire tetap menyala membawa nilai budaya, semangat gotong royong, dan tekad kuat menuju masa depan yang lebih gemilang.

Peringatan HUT ke-48 IWSS ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas kiprah organisasi perempuan asal Sulawesi Selatan yang telah berperan dalam mempererat persaudaraan di tanah perantauan.
Usai pemotongan tumpeng, para anggota IWSS bersama tamu undangan melakukan foto bersama dan ramah tamah, mempertegas semangat persaudaraan dan kekompakan antarwarga KKSS di Nabire.













